Persik Kediri Perpanjang Libur Pemain

Pesepak bola Persik Kediri, Galih Akbar Febriawan (kanan) bersama Ibrahim Sanjaya (kiri) berlatih mandiri untuk menjaga kebugaran di lapangan Campurejo, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (1/4/2020) - Foto Ant

KEDIRI – Manajemen Persik Kediri memperpanjang masa libur pemain, sesuai dengan keputusan PSSI yang telah menghentikan kompetisi sepak bola di Indonesia baik Liga 1 maupun Liga 2 hingga 29 Mei, akibat pandemi COVID-19.

“Untuk keputusan libur Persik sama dengan keputusan PSSI,” kata Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah, di Kediri, Jawa Timur, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, manajemen Persik Kediri memastikan persoalan gaji pemain selama masa libur kompetisi, karena pandemi virus corona ini tuntas. Hal tersebut juga sesuai dengan Surat Keputusan (SK) PSSI Nomor 48/SKEP/III/2020. “Manajemen mematuhi mekanisme pembayaran gaji, yakni, maksimal 25 persen untuk gaji bulan Maret, April, Mei dan Juni,” ujar dia.

Presiden Klub Persik, Abdul Hakim Bafagih menegaskan, manajemen sudah mengajak komunikasi pelatih, pemain dan ofisial. Jadi bukan keputusan sepihak. “Kami ajak pemain bicara soal pembayaran gaji. Sudah ada kesepakatan tentang hal itu. Kami juga dimintai rekomendasi dan pertimbangan, sebelum keputusan ini dibuat. Dan sudah kami kirim. Tidak hanya ke PT LIB atau PSSI melainkan ke asosiasi pelatih dan pemain,” katanya.

Hakim menambahkan, PSSI adalah induk organisasi tertinggi sepak bola Indonesia.Sehingga klub juga mempunyai kewajiban untuk mematuhi regulasi yang diberikan. “Kami mengikuti regulasi dengan memberikan pemahaman kepada pemain,” jelasnya.

Hakim mengakui, status force majeure karena pandemi corona yang ditetapkan PSSI, membuat klub berusaha untuk mengambil jalan terbaik. Bukan hanya klub sepak bola yang mengalami periode buruk seperti sekarang, semua instansi dan dunia usaha juga merasakan hal yang sama. “Yang penting bagi kami, klub tidak mengabaikan hak-hak pemain,” tandasnya.

Diharapkan, pandemi corona yang melanda banyak wilayah di Indonesia bisa segera berakhir. Sehingga kompetisi Liga 1 bisa dilanjutkan kembali. “Semua berharap keadaan cepat membaik,” harapnya. (Ant)

Lihat juga...