Positif Covid-19 di Indonesia Jadi 2.738, Meninggal 221

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan data terbaru kasus virus corona (Covid-19). Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga hari ini, Selasa 7 April 2020 pukul 12.00 WIB total positif Covid-19 sebanyak 2.738 kasus. Artinya ada penambahan 247 kasus dari hari sebelumnya sebanyak 2.491 kasus.

“Dapat saya laporkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 dari tanggal 6 April 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Kamis 2 April 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah positif Covid-19 bertambah sehingga total sebanyak 2.738. Ada penambahan sebanyak 247 kasus dari hari sebelumnya,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Sementara untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, kata Yuri ada penambahan 9 pasien yang sembuh dari Covid-19. Di mana jumlah total pasien yang sembuh hingga hari ini sebanyak 112 dari sebelumnya sebanyak 103 orang.

“Untuk pasien yang sembuh hingga saat ini bertambah sebanyak 12 orang sehingga jumlah pasien sembuh menjadi 204 orang. Hari sebelumnya pasien sembuh sebanyak 192 orang, dan kita berharap pasien yang sembuh terus bertambah,” ujarnya.

Selain itu, kata Yuri untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia hingga hari ini berjumlah 221 orang. Artinya ada penambahan pasien yang positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 12 dari hari sebelumnya, yakni sebanyak 209 orang.

“Pasien yang meninggal hingga hari ini berjumlah 221 orang, dan ada penambahan sebanyak 12 orang yang meninggal hari ini. Di mana hari sebelumnya jumlah total yang meninggal sebanyak 209 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, Senin 6 April 2020, jumlah total pasien positif Covid-19 sebanyak 2.491 kasus, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 192 orang. Sementara pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 209 orang.

Yuri mengatakan penambahan kasus yang terus bertambah harus menjadi perhatian semua pihak. Di mana penambahan kasus positif menunjukkan masih ada yang belum melaksanakan isolasi, masih ada penularan karena kontak dekat, dan masih ada yang belum rajin cuci tangan pakai sabun.

“Untuk itu agar masyarakat menjaga jarak dalam komunikasi sosial. Baik dengan orang di luar rumah maupun di dalam rumah. Selain itu masyarakat juga harus menghindari kerumunan dan menggunakan masker,” jelasnya.

Lihat juga...