Sebanyak 100 Ton Beras Siap untuk Membantu Masyarakat Timika

Stok beras di gudang Bulog Divisi Regional (Divre) Maumere Kabupaten Sikka mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Jumat (27/3/2020). -Dok: CDN

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua menyiapkan 100 ton beras cadangan pemerintah, yang tersimpan di gudang Bulog Timika, untuk membantu masyarakat yang bermukim di pesisir pantai dan pedalaman di daerah tersebut.

Warga pesisir dan pedalaman di Timika, saat ini mengalami kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok. “Saya sudah menyetujui ada 100 ton beras bulog cadangan pemerintah disalurkan untuk masyarakat yang ada di kampung-kampung pesisir dan pegunungan. Sebab kios-kios yang ada di beberapa kampung pesisir itu seperti di Amar, Kapiraya, Jita dan beberapa distrik lain ditutup karena masyarakat melarang orang keluar masuk mengingat ada wabah virus corona,” kata Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, Kamis (9/4/2020).

Pemkab Mimika, juga menyiapkan paket bahan kebutuhan pokok dengan komoditas selain beras. Hanya saja penyaluran bantuan tersebut ke pedalaman sulit dilakukan, mengingat beberapa kawasan di pegunungan Mimika kini kondisi keamanannya tidak terjamin akibat gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng – Foto Ant

“Kalau di kampung-kampung pesisir kami bisa menggunakan kapal atau perahu motor untuk menyalurkan bantuan. Tapi kalau di pegunungan seperti Aroanop, Tsinga, Jila, Hoeya, Alama, kami kesulitan karena di sana rawan gangguan keamanan,” jelasnya.

Adapun anggaran yang disiapkan Pemkab Mimika untuk penanggulangan wabah pandemi COVID-19, yang disetujui beberapa waktu lalu sebesar Rp172 miliar. Dan Bupati Omaleng berjanji, akan menambah alokasi anggaran melalui pemotongan dana perjalanan dinas luar daerah yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saat rapat evaluasi kemarin, saya perintahkan semua perjalanan dinas dan kegiatan ke luar daerah setiap OPD untuk diarahkan. Makanya kemarin kami rapat, dan saya sudah perintahkan agar anggaran semua perjalanan dinas dan kegiatan yang keluar daerah di tiap OPD diarahkan untuk menangani COVID-19, termasuk melayani masyarakat baik dalam hal kesehatan maupun kebutuhan sembako, perekonomian dan lainnya,” kata Bupati Omaleng.

Kepala Kantor Cabang Pembantu Bulog Timika, Ariek Estyanto Indra Wibowo mengakui, Pemkab Mimika diberikan jatah 100 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per-tahun. Beras cadangan tersebut bisa dipakai dalam kondisi bencana nasional.

“Yang bisa eksekusi CBP itu bupati melalui dinas sosial yang digunakan untuk bencana alam. Kasus wabah COVID-19 ini juga merupakan bencana non alam, bukan hanya skala nasional tapi seluruh dunia. Penggunaan CBP itu sangat bergantung pada keputusan Pemda Mimika,” kata Ariek. (Ant)

Lihat juga...