Selama Wabah Covid-19 Pelanggan Air Minum di Denpasar, Gratis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Kota Denpasar, menggratiskan tagihan air minum untuk tiga bulan mulai bulan Mei, Juni, dan Juli.

Kebijakan ini diambil untuk membantu meringankan beban bagi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid 19.

“Mengingat dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat Kota Denpasar saat ini, saya minta kepada Perumda Air Minum untuk menggratiskan tagihan air minum mulai bulan depan,” kata Rai Mantra, saat ditemui di Denpasar, Jumat (10/4/2020).

Menurut Rai Mantra, Pemkot Denpasar memaksimalkan beragam langkah dalam membantu meringankan beban masyarakat. Pembebasan biaya ini dilaksanakan khusus untuk pelanggan yang merupakan golongan sosial tertentu dan Daya Listrik 450 VA (D1-1, D2-1, D3-1, dan D4-1).

“Mudah-mudahan kebijakan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid 19 ini. Jadi uang yang biasanya untuk membayar tagihan air bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih penting seperti membeli sembako dan lain lain,” kata Rai Mantra.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Dirut Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Arsana, menjelaskan bahwa Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar siap mengamankan kebijakan Walikota Denpasar dan berkomitmen untuk membantu mengatasi gejolak ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat, khususnya selama pandemi Covid-19 (virus Corona).

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, saat ditemui Jumat (10/4/2020) sore. Dirinya memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar menggratiskan tagihan air minum untuk tiga bulan mulai bulan Mei, Juni, dan Juli. Foto: Sultan Anshori.

“Jadi masyarakat yang memenuhi unsur golongan sosial (yayasan, tempat ibadah, sekolah negeri) dan pelanggan dengan Daya Listrik 450 VA (D1-1, D2-1, D3-1, dan D4-1) secara otomatis akan digratiskan,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pembebasan biaya ini dilaksanakan untuk memberikan keringanan bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

Sedikitnya terdapat 3.000 lebih pelanggan yang mendapatkan pembebasan biaya rekening PDAM ini. Namun demikian bagi pelanggan di luar dua golongan tersebut tetap membayar sesuai dengan tagihan. Namun jatuh temponya diberikan keringanan hingga tanggal 30 masing-masing bulan.

“Selama tiga bulan kami gratiskan biaya pembayaran rekening air bagi yang memenuhi dua golongan di atas, dan akan dimulai pada tagihan bulan Mei mendatang hingga bulan Juli. Semoga hal ini dapat meringankan beban masyarakat selama menghadapi pandemi virus Corona ini,” tegasnya.

Lihat juga...