Sumsel Siapkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Corona

Gubernur Sumsel Herman Deru. -Ant

PALEMBANG – Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, menyiapkan anggaran untuk membantu warga miskin baru yang terdampak virus Corona penyebab Covid-19.

“Pemprov  tengah mensiasati dampak ekonomi terhadap masyarakat akibat penyebaran virus Corona atau Covid-19, dan telah merealokasikan anggaran dalam penanganan kasus ini,” kata Gubernur Herman Deru di Palembang, Senin (6/4/2020).

Gubernur mengatakan, telah melakukan kajian cepat dan sinkronisasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Sejak awal ini sudah kita investigasi melalui petugas yang memonitor PKH, dan ternyata memang ada kenaikan itu. Kita sudah siapkan pendanaannya. Termasuk pemerintah kota dan kabupaten juga sudah merealokasikannya,” ucapnya.

Dia mengatakan, bantuan tersebut agar segera direalisasikan dalam waktu dekat. Selain bantuan untuk penerima manfaat yang memang telah terdaftar, bantuan itu juga akan digelontorkan untuk masyarakat dengan kategori miskin baru.

Misalnya, PLN secara jelas memberikan nihil pembayaran untuk pengguna listrik berdaya 450 VA, dan untuk pengurangan 50 persen yang berdaya 900 VA, itu konkret.

”Tapi kita juga berikan bantuan stimulus berupa sembako kepada keluarga yang terdaftar maupun miskin baru. Ini juga ada data akurat,” katanya.

Namun, lanjut dia, hanya saja warga miskin baru akibat dampak dari Covid -19 ini diharapkan tidak menjadi banyak. “Karena kita juga harus mensiasati perekonomian saat ini. Kita tahu juga Covid-19 bukan hanya virusnya yang harus dicegah, tapi juga kecemasan di masyarakat. Sebab, jika kecemasan itu tumbuh akan mengganggu ekonomi yang justru melahirkan warga miskin baru,” ujar dia.

Selain itu, upaya cegah tangkal Covid -19 di Sumsel masih dilakukan secara masif. Bahkan, Pemprov sendiri telah menginstruksikan agar setiap desa juga menyediakan tempat isolasi untuk menampung ODP dan PDP.

“Sudah ada desa di Sumsel yang menyediakan isolasi mandiri untuk warganya. Saya harapkan ini juga ke daerah lainnya. Kepala desa maupun tokoh di desa tersebut harus aktif, sehingga tempat isolasi itu dapat dengan cepat terwujud,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...