Tak Bisa ke Stadion, Pemirsa eSports Melonjak

Tim atlet esports menggunakan gawai saat bertanding game Free Fire pada Final Kualifikasi Regional Barat Piala Presiden Esports 2020 di Paskal 23 Mall, Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/1/2020) – Foto Ant

JAKARTA – Terhentinya kompetisi olahraga karena pandemi virus corona, membuat para penggemar tidak bisa lepas dari kesenangannya tersebut. Namun, jika dulu dilakukan dengan mendatangai stadion.

Maka kini mereka beralih untuk menjadi pemirsa esports. Stadion sudah tidak menjadi pilihan rasional untuk dikunjungi di tengah pandemi yang terjadi. Terlebih lagi, para penggemar kini bisa menyaksikan atlet favorit mereka baik itu pesepak bola, pebasket ataupun pebalap profesional, yang kini terjun memainkan berbagai permainan esports untuk menghibur khalayak.

“Kami mencatatkan lonjakan besar dalam jumlah penonton atas tayangan esports,” kata Wakil Presiden Senior Divisi Gaming Kompetitif Electronic Arts Inc, Todd Sitrin, Jumat (17/4/2020) dini hari WIB.

Ia menyebut, game Apex Legends mencatatkan lonjakan dua hingga tiga kali pemirsa pada kuartal pertama 2020. Kondisi tersebut jika dibandingkan dengan masa normal. “Seluruh kompetisi olahraga tradisional ditangguhkan demikian juga siarannya, sehingga kini para penggemar mencari cara untuk memenuhi dahaga olahraga mereka,” katanya.

Turnamen esports biasanya disiarkan lewat layanan streaming seperti Twitch, YouTube Gaming, Facebook Gaming dan Mixer. Serta kini mulai disiarkan oleh kanal televisi konvensional seperti ESPN dan Fox Sports. Menurut firma analis Stream Hatchet, di sektor layanan streaming daring, tercatat ada lonjakan pemirsa hingga 43 persen atau mencapai durasi pemutaran hingga 495 juta jam sepekan, sejak 29 Maret. Sementara menurut laporan Nielsen Sports, balapan Texas Motor Speedway di seri eNASCAR iRacing, menjadi tayangan esports yang paling ditonton hingga 30 Maret. (Ant)

Lihat juga...