Tanggap Darurat Corona, Tagana Lamsel Dirikan Dapur Umum

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut berpartisipasi pada masa tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19).

Hasran Hadi, Sekretaris Tagana Lamsel menyebut, partisipasi dilakukan dengan menyediakan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang menyediakan konsumsi bagi sejumlah pegawai, tukang ojek di lingkungan Pemkab Lamsel.

Hasran Hadi, Sekretaris Taruna Siaga Bencana Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan memasuki bilik disinfektan yang dipasang pada area rumah dinas bupati Lamsel, Senin (6/4/2020) – Foto: Henk Widi

Ia menyebut dapur umum lapangan disediakan Tagana pada area rumah dinas bupati Lamsel. Fasilitas dapur umum yang kerap disediakan misalnya ketika terjadi bencana alam dan sosial. Seperti  didirikan di masa pandemi Covid-19.

Seluruh personel Tagana dikerahkan untuk menyediakan konsumsi bagi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan piket.

Pendirian dapur umum lapangan menurutnya sesuai arahan Plt Bupati Lamsel, Nanang Ermanto. Sebab meski Pemkab Lamsel memberlakukan kerja dari rumah (work from home) sebagian ASN tetap menjalankan tugas piket di sejumlah instansi.

Sesuai dengan instruksi dapur umum disiapkan sejak Senin (30/3) hingga Jumat (10/4) mendatang.

“Penyiapan dapur umum dilakukan untuk menyiapkan nasi bungkus bagi sejumlah ASN yang tetap melakukan piket dan juga tukang ojek pada sejumlah perkantoran di lingkungan Pemkab Lamsel karena sejumlah warung makan tidak beroperasi,” terang Hasran Hadi saat dikonfirmasi Cendana News, Senin (6/4/2020).

Sejak pertama didirikan Hasran Hadi menyebut dapur umum menyediakan sebanyak 700 nasi bungkus setiap hari. Meski diinstruksikan hingga pekan pertama bulan April ia menyebut dapur umum berpotensi akan tetap disediakan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sebab sesuai edaran bupati Lamsel Nomor: 060/1502/2020 masa kerja dari rumah berlaku sejak 24 Maret 2020 sampai waktu tidak ditentukan.

Sejumlah pegawai ASN yang bertugas piket menurutnya tetap memiliki jadwal sesuai dengan jam kerja yang ada. Kegiatan memasak nasi lengkap dengan lauk pauk menurutnya dijadwalkan setiap pagi untuk didistribusikan bagi kebutuhan makan siang.

Hasran Hadi menyebut menu makanan yang disediakan menyesuaikan bahan yang ada pada gudang logistik Tagana Lamsel.

“Menu masakan yang kami hidangkan menyesuaikan karena dapur umum kerap didirikan saat ada bencana alam berupa nasi, lauk ikan, mie dan sayur,” bebernya.

Tugas melakukan kegiatan memasak dengan dapur umum menurut Hasran Hadi dalam skala besar merupakan kali pertama pada 2020. Sebab sebelumnya dapur umum didirikan dalam skala besar ketika terjadi bencana tsunami di Lamsel pada Desember 2018.

Ia berharap dengan adanya dapur umum lapangan bisa membantu ASN yang piket dan sejumlah tukang ojek.

Petugas Tagana Lampung Selatan menyiapkan mobil dapur umum lapangan di halaman rumah dinas bupati Lamsel untuk menyediakan konsumsi bagi pegawai di lingkungan Pemkab Lamsel yang tetap berdinas, Senin (6/4/2020) – Foto: Henk Widi

Tugas menyiapkan dapur umum menurutnya menjadi tugas yang selalu siap dilakukan. Sebab sesuai dengan keputusan pemerintah wabah Corona masuk sebagai bencana nasional.

Terkait anggaran ia menyebut kebutuhan logistik merupakan bagian dari anggaran gugus tugas penanganan pencegahan Covid-19 yang disiapkam oleh Pemkab Lamsel.

Selama proses pendistribusian nasi bungkus ke sejumlah instansi, ia menyebut protokol kesehatan tetap dijalankan. Sejumlah petugas yang mengirimkan nasi bungkus harus melewati bilik disinfektan yang disiapkan.

Seusai mengirimkan nasi bungkus mengantisipasi paparan virus Covid-19 petugas diwajibkan melakukan cuci tangan dengan sabun.

Lihat juga...