Tidak Mudik, Mahasiswa Asal Aceh Barat Dapat Rp300.000

Bupati Aceh Barat, H Ramli MS – Foto Ant

MEULABOH – Bupati Aceh Barat, H Ramli MS menegaskan, seluruh mahasiswa asal kabupaten setempat, yang saat ini sedang kuliah di luar daerah, akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp300 ribu per-orang, selama masa tanggap darurat COVID-19.

Kebijakan tersebut juga akan berlaku bagi mahasiswa atau mahasiswi asal Aceh Barat, yang saat ini sedang kuliah di luar negeri. “Dana bantuan sebesar Rp300 ribu per-orang, hanya akan diberikan kepada mahasiswa asal Aceh Barat yang tidak pulang ke daerah, selama masa darurat bencana virus corona,” kata Bupati Aceh Barat, H Ramli MS, di Meulaboh, Senin (6/4/2020) malam.

Dana bantuan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para mahasiswa selama berada di perantauan. Untuk membeli kebutuhan pangan dan kebutuhan lain, atau untuk tambahan biaya hidup. Diharapkan, para mahasiswa Aceh Barat yang saat ini sedang berada di luar daerah, tetap memfokuskan diri belajar secara daring, sesuai dengan kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

Bupati Ramli MS menegaskan, untuk menghadapi pandemi corona, Pemkab Aceh Barat juga akan memberikan dana insentif bagi para dokter dan perawat, yang terlibat dalam penanganan virus tersebut. “Namun besarannya (insentif dokter dan perawat) masih kita diskusikan bersama para dokter,” tambahnya.

Bupati Aceh Barat juga mempersilahkan elemen masyarakat memantau penggunaan dana penanggulangan COVID-19, agar tepat sasaran. Seluruh penggunaan dana tersebut akan disajikan secara transparan dan akuntabel kepada publik, serta tidak ada penggunaan anggaran yang ditutup-tutupi. “Untuk itu, masyarakat bisa mengakses nya melalui situs di alamat https://covid19.acehbaratkab.go.id/,” pungkas Bupati Ramli MS. (Ant)

Lihat juga...