Tiga ABK KM. Lambelu Terindikasi Terpapar Corona

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

MAUMERE — Kapal Pelni KM. Lambelu yang tiba di perairan Teluk Maumere, depan pelabuhan Laurens Say Maumere kabupaten Sikka provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Senin (6/4/2020) malam, akhirnya diizinkan bersandar pada Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 21.15 WITA.

Kepala dinas Kesehatan kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat ditemui di gedung Sikka Convention Center (SCC), Selasa (7/4/2020) malam. Foto : Ebed de Rosary

Dari hasil pemeriksaan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Laurens Say Maumere dan 14 petugas medis ditemukan tiga orang terinfeksi virus Corona.

“Hasil rapid test itu bicara soal daya tahan tubuhnya sehingga yang terakhir terindikasi 3 orang dan belum positif dan negatif karena alat rapid testnya tidak respon,” kata kepala dinas Kesehatan kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus, Selasa (7/4/2020) malam.

Petrus mengatakan, karena alat rapid testnya tidak respon berarti ada gangguan anti bodinya atau daya tahan tubuh orang tersebut, sehingga akan dilakukan dengan pemeriksaan swab di laboratorium.

Dari 3 orang tersebut terangnya, 1 orang merupakan pegawai kafetaria dan 2 orang lainnya merupakan Anak Buah Kapal (ABK), sementara penumpang lainnya aman saja dan tidak ada masalah.

“Tetapi karena terindikasi, maka rekomendasi yang diambil, para penumpang harus dikarantina terpusat. Keputusan terakhir kapal harus bersandar dan harus dikarantina, maka kami siap dan melaksanakan keputusan bupati,” sebutnya.

Jumlah penumpang menurut informasi, kata Petrus, ada 239 orang dan dari kabupaten Sikka. 150 orang di antaranya, dimana sekitar 10 orang perempuan akan menjalani karantina di rumah jabatan bupati Sikka.

Sebelumnya surat bupati Sikka yang ditujukan kepada direktur Pelni Nomor Gugus Tugas 28/C19/IV/2020 yang juga beredar luas di media sosial menimbulkan pertanyaan, meskipun bupati Sikka belum mengeluarkan keterangan resmi.

Surat yang diterbitkan tanggal 7 April 2020 tersebut dan ditandatangani bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sejak siang hari beredar luas di media sosial dan jadi perbincangan di masyarakat.

Surat tersebut menyebutkan berdasarkan hasil rapid test dan pemeriksaan laboratorium RSUD dr T.C. Hiilers Maumere ditemukan 3 orang positif terjangkit Covid-19.

Disaksikan Cendana News, hingga pukul 23.00 WITA para penumpang kapal Lambelu dibawa menggunakan dua truk ke gedung Sikka Convention Center di kota Maumere.

Lihat juga...