TKI Ilegal dari Malaysia Diamankan Lanal Tanjung Balai Asahan

Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan mengamankan Kapal Motor tanpa nama mengangkut TKI ilegal dari Malaysia, Minggu (5/4/2020)  – Foto Ant

MEDAN – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan Lantamal I, mengamankan 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia. Mereka diamankan di perairan Sarang Olang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (5/4/2020).

Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris mengatakan, penangkapan TKI ilegal tersebut bermula saat Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA) menerima informasi masuknya kapal motor (KM) tanpa nama dengan dua anak buah kapal (ABK).

Kapal tersebut dilaporkan mengangkut puluhan orang TKI, yang masuk melalui jalur tidak resmi (jalur tikus). Selanjutnya, Tim F1QR Lanal TBA melakukan patroli dengan Patkamla SSG-1-1-47, dan langsung menuju sasaran. “Tim F1QR melaksanakan pengejaran dan penangkapan terhadap KM tanpa nama itu, kemudian dibawa ke Posmat Bagan Asahan, Lanal TBA,” jelasnya, Minggu (5/4/2020).

Dafris menyebut, dari 20 orang TKI yang diamankan terdiri dari, 15 laki-laki, empat perempuan, dan seorang balita perempuan. Mereka saat ini diamankan di Posmat Bagan Asahan. Para TKI yang baru datang dari luar negeri itu kemudian diperiksa oleh Tim F1QR TBA.

Pemeriksaan yang dilakukan, mulai dari kesehatan, pengukuran suhu badan, dan penyemprotan cairan disinfektan, baik kepada penumpang, barang bawaan, maupun kapal. “Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang sedang mewabah di Tanah Air,” katanya. (Ant)

Lihat juga...