Akibat Pandemi Bappenas Evaluasi Sejumlah Proyek Strategis Nasional

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, mengungkapkan bahwa pemerintah  mengevaluasi sejumlah proyek strategis nasional (PSN). Keputusan tersebut telah direstui oleh Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas (Ratas), Jumat (29/5/2020).

“Adanya pandemi ini tentunya membuat sejumlah PSN menjadi terganggu. Presiden menginginkan PSN yang dirancang, betul-betul berdampak pada penguatan ekonomi rakyat pasca Covid-19,” terang Suharso.

Untuk PSN yang mampu menguatkan ekonomi rakyat dan dapat memulihkan ekonomi nasional, diprioritaskan untuk dipercepat pelaksanaannya.

“Tercatat ada beberapa PSN penting sebagai penguatan ekonomi rakyat seperti sertifikat tanah untuk rakyat, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial dan peremajaan perkebunan sosial. Program tersebut harus berjalan meski di tengah pandemi namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tandas Suharso.

Lebih lanjut, Suharso mengatakan, Bappenas  memperbaiki mekanisme penyaringan proyek strategis nasional yang telah dihimpun oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Kemudian Bappenas juga melakukan proses penilaian dan seleksi PSN berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan.

“Kriteria Proyek Strategis Nasional dilengkapi dan dirincikan agar dapat menyaring proyek yang sesuai dengan beberapa tambahan pertimbangan,” ujarnya.

Hasil evaluasi terhadap daftar PSN yang masuk adalah 245 PSN. Dari jumlah tersebut Bappenas merekomendasikan 167 proyek dapat difaslitasi terdiri dari 113 lanjutan, dan 54 proyek usulan baru. Disamping itu ada 23 proyek baru yang merupakan major project dalam RPJMN yang perlu dijadikan PSN.

“Proyek yang ada penting untuk mendorong reformasi kesehatan, jaminan sosial, bencana alam, dan transformasi digital. Sebagai bagian untuk menanggulangi dampak Covid-19 dan juga untuk mendorong perekonomian, perlu difasilitasi dengan baik,” ungkap Suharso.

Sebelumnya, saat memimpin Ratas, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pelaksanaan PSN sebagai alat percepatan pelaksanaan RPJMN 2020–2024 terutama yang masuk dalam ruang lingkup 42 major project.

“Walaupun saat ini kita tengah menghadapi pandemi tapi agenda-agenda strategis yang sangat penting bagi bangsa dan negara kita yang menjadi prioritas bagi kepentingan nasional tidak boleh berhenti dan tetap harus kita lanjutkan,” tegas Jokowi.

Lihat juga...