Besok Masyarakat di Sikka Terapkan Pola Hidup Baru

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Dalam rangka menerapkan pola kehidupan baru, Bupati Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan mulai besok, Jumat (29/5/2020) seluruh aktivitas masyarakat dibuka secara normal, dan terbatas sampai pukul 21.00 WITA.

Dalam instruksi Bupati Sikka tertanggal 28 Mei 2020 tersebut, Bupati Sikka menyebutkan, selepas pukul 21.00 WITA masyarakat diminta untuk kembali ke rumah masing-masing.

“Semua pelaku usaha, pengurus tempat ibadah, pengelola termlnal penumpang, tempat wisata dan tempat hiburan, pasar, penjaga perbatasan dan pengamanan pelabuhan tetap memperhatikan dan melaksanakan sesuai ketentuan atau protokol kesehatan,” sebut Bupati Sikka, NTT, Fransiskus Roberto Diogo, Kamis (28/5/2020).

Robi sapaannya menambahkan, bila melakukan pelanggaran terhadap ketentuan atau protokol kesehatan maka diberikan teguran, pembinaan dan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

Sanksi ini juga sebutnya, berlaku bagi warga masyarakat baik secara pribadi dan atau komunitas yang melakukan pelanggaran tidak disiplin, tidak tertib dan tidak taat terhadap ketentuan atau protokol kesehatan.

“ Seluruh aktivitas belajar mengajar pada semua jenjang pendidikan mulai dilaksanakan sesuai kalender pendidikan yang berlaku pada bulan Juli 2020,” ungkapnya.

Petugas pengamanan dan kesehatan di wilayah perbatasan, terminal bandara dan pelabuhan laut sambung Robi, tetap memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Sementara itu sambungnya, petugas pengamanan dan Polres Sikka, Kodim 1603 Sikka, Lanal Maumere, Brimob Maumere dan Pol PP Sikka, tetap menjaga dan memberikan pengarahan serta pembinaan terhadap masyarakat.

“Petugas pengamanan dan aparat keamanan tetap melakukan pengamanan pada tempat-tempat keramaian masyarakat seperti pasar, toko, rumah makan, warung makan, terminal, tempat hiburan dan tempat ibadah serta sekolah-sekolah dan tempat kerja,” jelasnya.

Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Sikka, tambah Robi, dirinya selaku Bupati Sikka mengajak selalu patuh, taat dan disiplin terhadap anjuran dan imbauan pemerintah.

Ini dilakukan kata dia, agar semua tetap aman dan selamat dari Virus Corona yaitu dengan menggunakan masker penutup hidung dan mulut setiap saat serta sering mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengallr.

“Harus menjaga jarak baik di rumah, tempat umum, tempat ibadah dan lain-lain. Siapkan hand sanitizer atau tempat cuci tangan pada tempat tinggal, tempat ibadah, usaha, wisata, hiburan, perkantoran, terminal penumpang dan lainnya,” tegasnya.

Bupati Sikka dalam instruksinya tersebut juga meminta agar warga menghindari kerumunan dan sebaiknya di rumah saja serta tetap tenang, jangan panik.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Wilhelmus Sirilus dalam rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Posko BPBD Sikka juga menegaskan instruksi bupati tersebut.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, Wilhelmus Sirilus saat ditemui di Posko Covid BPBD Sikka, Kamis (28/5/2020). Foto: Ebed de Rosary

Sirilus mengatakan, Bupati Sikka sudah menandatangani instruksi tersebut dan akan disampaikan kepada publik serta semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, camat, lurah dan kepala desa serta semua pelaku usaha dan lainnya.

“Pola kehidupan baru ini meskipun diberlakukan tetapi tetap memperhatikan protap kesehatan agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sikka,” pungkasnya.

Lihat juga...