Bintan Usulkan Pembangunan Sirkuit Mobil Mewah di Lagoi

Salah satu sudut lokasi wisata Lagoi, di Kabupaten Bintan Kepri – foto Ant

BINTAN – Bupati Kabupaten Bintan, Kepri, Apri Sujadi, mendorong dibangunnya sirkuit mobil mewah di kawasan wisata Lagoi. Sarana tersebut untuk memfasilitasi pemain mobil mewah dari negeri jiran Singapura.

Apri mengklaim, sudah menyampaikan usulan ini ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia. “Kami berharap ada campur tangan Kemenpar, apalagi dengan luas area Lagoi yang mencapai sekitar 23 ribu hektare, saya yakin pembangunan sirkuit itu dapat terwujud,” ujar Apri, Sabtu (30/5/2020).

Selama ini, warga Singapura yang hobi mengoleksi mobil mewah tidak punya sirkuit untuk bermain. Mereka hanya mengandalkan jalur perbatasan antara Singapura dan Johor Bahru, Malaysia, untuk melampiaskan hobinya. “Kemarin, saya bertemu dengan teman-teman di Singapura. Mereka akui sangat butuh sirkuit itu di Lagoi,” tutur Apri.

Jika hal ini terwujud, tentu dapat mendongkrak kunjungan wisman di Lagoi. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bintan, yang 60 persen PAD-nya disumbang sektor pariwisata. “Bayangkan, setiap Sabtu-Minggu, turis dari Singapura bermain mobil mewah seperti Ferrari di Lagoi,” tandasnya.

Upaya tersebut bisa menjadi terobosan baru Pemkab Bintan, dalam upaya menarik minat kunjungan wisman. Sejauh ini, daerah tersebut memang terfokus pada sport tourism (olahraga wisata).

Terpisah, Menteri Pariwisata, Wishnutama Kusubandio, menyambut baik usulan pembangunan sirkuit mobil mewah di Lagoi. Dia berjanji akan mempelajari lebih lanjut usulan tersebut. Kemenpar menurutnya, melalui Deputi MICE, Events, dan Produk Wisata memang memiliki beberapa rencana untuk memperbanyak agenda wisata, guna mendatangkan lebih banyak wisman ke Lagoi. Salah satunya, festival musik yang menyerupai Tomorrowland, yakni sebuah festival dansa elektronik di negara Belgia.

Kemenpar bakal berkoordinasi dengan pihak Lagoi, agar menyiapkan satu lokasi untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan sejenis, seperti konser dan ataupun agenda lainnya. “Lokasi itu dibuat multifungsi. Bisa juga untuk sirkuit mobil mewah, seperti yang disampaikan Pak Bupati,” pungkas Wishnutama. (Ant)

Lihat juga...