Di Sumsel Ada Wilayah Baru Terpapar COVID-19

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan memeriksa suhu calon penumpang pesawat domestik sebelum mengisi Health Alert Card dan Penyelidikan Epidemologi di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumsel, Minggu (10/4/2020) – Foto Ant

PALEMBANG – Kabupaten Empat Lawang, menjadi daerah baru yang terpapar virus corona baru atau COVID-19. Minggu (24/5/2020) jumlah warga Sumatera Selatam (Sumsel) yang positif terinfeksi bertambah 11 orang, menjadi 736 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri mengatakanm penambahan kasus pada Minggu (24/5/2020) berasal dari Kota Palembang (delapan kasus), serta Kota Lubuklinggau, Musi Banyuasin dan Empat Lawang masing-masing satu kasus. “Total tambahan 11 kasus, satu kasus dari Empat Lawang masih dalam penyelidikan, tapi sisanya berstatus penularan lokal,” ujarnya, Minggu (24/5/2020).

Kasus pertama di Empat Lawang merupakan laki-laki usia 25 tahun, dan tercatat dengan nomor kasus 730. Dengan satu kasus positif tersebut, kabupaten di perbatasan Sumsel – Bengkulu itu saat ini berstatus zona kuning. Genap dua bulan sejak kasus pertama di umumkan Gubernur Sumsel pada 24 Maret, total 16 dari 17 kabupaten dan kota telah ditemukan kasus positif COVID-19.

Saat ini, hanya tersisa Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang masih berstatus zona hijau atau 0 kasus positid COVID-19.  Total 736 infeksi tersebar di Kota Palembang (zona merah) dengan 425 kasus, Lubuklinggau (zona merah) 55 kasus, Ogan Ilir (zona kuning) 45 kasus, Kabupaten Ogan Komering Ilir (zona kuning) 31 kasus, OKU (zona merah) 33 kasus, Banyuasin (zona merah) 45 kasus, dan Prabumulih (zona merah) 20 kasus.

Kasus lainnya tersebar di tujuh wilayah zona kuning, yakni kabupaten Musi Rawas Utara (19), Musi Rawas (15), Muara Enim (13), Lahat (delapan), Musi Banyuasin (delapan), OKU Timur (tujuh), serta OKU Selatan, Pagaralam dan Empat Lawang (satu), khusus dari luar Sumsel, namun dirawat di Sumsel sebanyak sembilan kasus.

Selain kasus positif, kasus meninggal yang terlaporkan juga bertambah empat orang, dari Kota Palembang. Sehingga total kasus meninggal menjadi 28 kasus, atau terakumulasi 3,9 persen dari total kasus.

Sedangkan kasus sembuh bertambah dua orang yaitu dari Musi Rawas dan Musi Banyuasin. Sehingga total kasus sembuh menjadi 102 orang atau terakumulasi 13,9 persen dari total kasus. Dengan situasi tersebut, Gugus tugas mengimbau masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah. Penyebaran COVID-19 di wilayah berpenduduk delapan juta jiwa tersebut saat ini kondisinya sudah hampir merata.

“Infeksi COVID-19 masih terus menerus terjadi, karena masih tingginya mobilisasi masyarakat. Di satu sisi ada orang-orang tanpa gejala yang tidak mengetahui kondisinya tapi terus saja berinteraksi dengan orang lain, yang membuat penting untuk menjaga jarak, dan menggunakan masker” tandas Yusri. (Ant)

Lihat juga...