Dinas Pendidikan Banyumas Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas memperpanjang masa pembelajaran di rumah hingga 30 Juni 2020. Semula, pada awal bulan Juni ini rencananya para siswa sudah diperbolehkan masuk sekolah.

Kepala Dindik Kabupaten Banyumas, Irawati mengatakan, perpanjangan masa belajar di rumah ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Bupati Banyumas yang memperpanjang status tanggap darurat bencana non-alam Covid-19.

“Semula awal bulan Juni nanti sudah mulai masuk sekolah, tetapi hari ini Pak Bupati mengeluarkan surat edaran yang memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 di Banyumas, sehingga kita tunda terlebih dahulu dan siswa baru masuk pada awal bulan Juli nanti,” katanya, Kamis (28/5/2020).

Perpanjangan masa belajar di rumah tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas nomor 422.4/2876/2020 tentang perpanjangan bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

Lebih lanjut Irawati mengatakan, pihaknya meminta agar seluruh sekolah mematuhi aturan tersebut. Dan jika masa tanggap darurat Covid-19 sudah selesai, maka kegiatan belajar-mengajar di sekolah diperbolehkan dibuka. Namun, dengan ketentuan sekolah harus memenuhi berbagai persyaratan protap kesehatan.

Antara lain, wajib menyediakan tempat cuci tangan dan sabun serta hand sanitizer pada setiap ruang kelas, semua siswa dan guru wajib menggunakan masker, diterapkan physical distancing di kelas serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.

“Sekolah juga mempunyai kewajiban untuk mendisplinkan para siswa untuk mematuhi aturan protap kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu guru di SMP Boarding School Putera Harapan Purwokerto, Siti Nutjanah mengatakan, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan dari Dindik Kabupaten Banyumas terkait program pembelajaran di rumah yang diperpanjang. Pihak sekolah, lanjutnya, juga sudah menyiapkan materi pembelajaran serta materi untuk tes bagi siswa di rumah.

“Kita memiliki grup WA antara guru dengan siswa dan juga ada grup WA sekolah dengan para orang tua siswa, sehingga tugas-tugas yang diberikan kepada siswa, juga kita bagikan di grup orang tua siswa, supaya mereka ikut memantau anak-anak di rumah. Untuk pengerjaan tugas juga kita berikan deadline waktu,” tuturnya.

Lihat juga...