Dua Warga Tanjungpinang Kesulitan Berobat ke RS di Jakarta

Anggota DPRD Kepri dapil Tanjungpinang Rudy (Antara)

TANJUNGPINANG — Dua orang warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang menderita penyakit jantung dan kanker kesulitan berobat ke salah satu rumah sakit di DKI Jakarta karena harus menyertakan hasil tes PCR.

Keluarga dari penderita kanker dan jantung tersebut mengadukan permasalahan ini kepada anggota DPRD Kepri, Rudy Chua di Tanjungpinang, Rabu (27/5/2020).

Kedua warga Tanjungpinang itu ingin mengikuti prosedur yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta, namun tidak ada satu pun rumah sakit yang mau mengambil swab mereka untuk diperiksa dengan metode PCR.

Tiga rumah sakit di Tanjungpinang yang sudah didatangi, yakni RSUD Tanjungpinang, RSUP Kepri dan RSAL tidak dapat mengambil swab mereka karena tidak terinfeksi COVID-19.

Plt Kadis Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana ingin membantu mereka, namun harus menunggu hasil swab di Batam paling cepat 3-4 hari. Sementara pasien tersebut sudah dalam kondisi yang kurang baik.

“Mereka bukan tidak ingin dirawat di rumah sakit di Tanjungpinang, kondisi mereka sudah parah, sehingga ingin dirawat di rumah sakit di Jakarta, yang khusus menangani pasien kanker. Tetapi ini sulit karena ada yang tidak sinkron antara pemerintah daerah,” ujar Rudy Chua.

Kedua warga Tanjungpinang itu akhirnya memilih berangkat dengan menggunakan Pesawat Garuda dari Tanjungpinang menuju Jakarta. Mereka berspekulasi dan akan memohon kepada petugas di Jakarta agar dapat berobat di RS Kanker Dharmais Jakarta.

“Mudah-mudahan bisa,” harap Rudy.

Menurut Rudy, kedua penderita kanker dan jantung itu biasanya rutin berobat di rumah sakit di Malaysia. Setelah muncul pandemi COVID-19, keduanya terpaksa menunda pengobatannya. “Namun, kondisi mereka perlu perawatan sehingga memilih berobat di RS Dharmais Jakarta,” katanya. (Ant)

Lihat juga...