Gandeng Swasta, BUP Kepri Bangun Pelabuhan Pengumpan

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tengku Said Arif Fadillah – Foto Ant

TANJUNGPINANG – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT. Pelabuhan Kepri bekerja sama dengan PT. Nusantara Maha Karya (swasta), membangun pelabuhan Pengumpan di Kota Batam.

“Inilah saatnya BUP ikut ambil peran dalam pembangunan di Provinsi Kepri. Sehingga bisa memberikan kontribusi yang berarti dalam menambah Pendapatan Asli Daerah karena peluang dan potensinya sangat besar,” ujar Sekda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Arif Fadillah, Senin (25/5/2020).

Arif berharap, kerjasama yang telah disepakati kedua belah pihak tersebut bisa menjadi tonggak awal positif, bagi Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Utamanya untuk terus berkreasi dan berinovasi, dengan menggandeng mitra lain untuk menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemprov berharap, kerjasama seperti itu tidak hanya terjadi untuk wilayah Batam saja. Kerjasama tersebut diharapkan bisa menjangkau Kabupaten dan Kota lain di Provinsi Kepri. “Potensinya ada, wilayah kita sangat luas, tinggal bagaimana BUP mengemas ini, dan mempromosikan dengan baik, agar pihak swasta ikut tertarik ambil bagian dalam pembangunan maupun pengelolaan pelabuhan,” jelas Arif.

Menurutnya, dari segi perizinan pelabuhan, proses pembangunan supaya mengikuti segala peraturan yang berlaku. Prosesnya juga harus memperhatikan dampak lingkungan, dan tata ruang wilayah. Sehingga tidak memunculkan permasalah baru dikemudian hari. Selain itu, juga harus secara jelas disebutkan tugas pokok dan fungsi serta pembagian hasil untuk masing-masing pihak.

Pemprov disebutnya, saat ini terus mendorong pembahasan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepri untuk cepat selesai. Sehingga lebih mudah mengatur tata ruang di pesisir dan pulau-pulau kecil.

Hak itu untuk memperjelas peruntukan, ada yang dipakai untuk pariwisata, kelautan dan perikanan, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan bidang lainnya. “Selain itu dengan terbitnya Peraturan Daerah ini nantinya, maka pembuatan perizinan peraturan peningkatan ekonomi akan lebih mudah, tidak ada tumpang tindih, dan itu yang lagi kita kejar sekarang,” ungkap Arif.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Jamhur Ismail menyebut, pelabuhan pengumpan yang berada di daerah Bengkong Sadai Batam, akan berfungsi sebagai pelabuhan yang melayani pelayaran antar pulau di Kabupaten dan Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau. “Namun untuk ke depannya pelabuhan ini akan ditargetkan menjadi Pelabuhan Internasional, yang bisa melayani pelayaran antar Negara, baik Malaysia dan Singapura,” tandas Jamhur. (Ant)

Lihat juga...