Guru di Tebing Tinggi Harus Miliki Sertifikat Bebas Covid-19

TEBING TINGGI — Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, akan memberlakukan ketentuan terhadap guru mengajar yang harus memiliki sertifikat sehat bebas COVID-19 hasil rapid test.

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan  mengatakan pihaknya akan memberlakukan ketentuan memiliki sertifikat bebas COVID-19 hasil rapid test kepada seluruh guru yang ada didaerah itu.

“Dalam era new normal dan Insyaallah pada 15 Juni 2020 mendatang akan dimulai tahun ajaran baru dan wajib sertifikat itu juga akan mulai diberlakukan,” katanya di Tebing Tinggi, Rabu (27/5/2020).

Ia mengatakan ada 2. 386 guru di Kota Tebing Tinggi nantinya yang akan dilakukan pemeriksaan
sebelum memasuki atau dimulainya tahun ajaran baru pendidikan di sekolah.

Selain guru, Pemkot Tebing Tinggi juga akan memberlakukan wajib masker kepada semua siswa saat jam belajar di sekolah.

Siswa tersebut harus memiliki masker lebih dari satu agar bisa dipakai secara bergantian setiap hari.

Hal tersebut, lanjut dia, menjadi bagian yang sangat penting  dan membutuhkan dana yang cukup besar untuk membelinya.

“Ini adalah salah satu bagian yang menurut saya menjadi pembiayaan atau pos yang tinggi bagi daerah-daerah termasuk alat pelindung diri,” katanya.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan semua pihak harus membiasakan diri untuk memakai masker, jaga jarak atau antre, mencuci tangan.

“Berjabat tangan, berpelukan cium pipi kiri pipi kanan, itu sudah mulai ditinggalkan dan itu menjadi bagian yang penting disampaikan kepada masyarakat,” katanya. (Ant)

Lihat juga...