Ikuti PSBB Jabar, Kota Bogor Perpanjang Pembatasan Sampai 29 Mei

Balai Kota Bogor – foto Ant

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor mengikuti penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang diperpanjang secara proporsional sampai Jumat (29/5/2020) mendatang.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto telah berkoordinasi dengan kepala daerah di lima daerah di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek), pada Senin (25/5/2020). Hasilnya kemudian dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Menurut Dedie A Rachim, untuk sementara Kota Bogor akan mengikuti penerapan PSBB tingkat Provinsi Jawa Barat sampai 29 Mei. “Untuk sementara, bila ada kekosongan akan diisi penerapan PSBB tingkat provinsi, sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat, yakni PSBB sampai 29 Mei,” kata Dedie, Senin (25/5/2020).

Pemerintah Kota Bogor sebelumnya menerapkan PSBB tahap III, tingkat Kota Bogor, pada 13-26 Mei 2020. Penerapan PSBB Kota Bogor tahap III tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bogor, Nomor 900.45-340, tentang Perpanjangan Pemberlakuan PSBB Dalam Penanganan COVID-19 di Kota Bogor pada 13-26 Mei 2020.

Pada perpanjangan PSBB tahap III, Pemerintah Kota Bogor juga menerbitkan Peraturan Wali Kota Bogor No.37/2020, tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan dan Penerapan Sanksi Pelanggaran PSBB.

Pemerintah Kota Bogor menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur tentang sanksi bagi pelanggar aturan PSBB. Hal itu untuk menekan pelanggaran PSBB, sehingga harapan memutus rantai penyebaran COVID-19 bisa berjalan lebih optimal. Penerapan sanksi bagi pelanggar aturan PSBB, berjalan cukup efektif. Pada hari pertama, penerapan saksi di Sabtu (16/5/2020), ada 48 orang disanksi karena melakukan pelanggaran protokol kesehatan yang menjadi aturan PSBB.

Pelanggaran tersebut seperti, tidak memakai masker, melampaui kapasitas penumpang kendaraan roda empat yakni melebihi 50 persen, pengendara sepeda motor berboncengan tapi beda domisili. Warga dengan suhu tubuhnya di atas nomor melampaui 37 derajat Celsius masih beraktivitas di luar rumah, tidak menjaga jarak fisik di dalam kendaraan roda empat. (Ant)

Lihat juga...