Kabupaten Banjar Optimalkan Rapid Test

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banjar – Foto Ant

MARTAPURA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banjar, Kalsel memilih untuk mengoptimalkan pelaksanaan rapid test atau tes cepat, untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Kebijakan tersebut dilakukan, seiring masih bertambahnya kasus infeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Banjar.  Bahkan jumlah kasusnya masuk katagori melonjak. Saat ini kasus infeksi positif di daerah tersebut ada 88 orang yang tertular.

“Peningkatan kasus terjadi hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya sebanyak 47 kasus. Lonjakan tersebut, setelah dilakukan rapid test massal maupun swab di sejumlah tempat,” ujar  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banjar, Kalsel, dr Diauddin, Rabu (27/5/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Banjar tersebut mengatakan, pihaknya semakin mengoptimalkan tes cepat, untuk mengetahui masyarakat yang terinfeksi. Sehingga bisa diambil langkah cepat untuk mencegah penularan.

Tes maupun penelusuran kasus disebutnya bertujuan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sehingga bisa mencegah semakin banyak masyarakat yang terinfeksi virus tersebut. “Kami akan mengoptimalkan tes cepat maupun swab, sehingga bisa diketahui hasil positif maupun negatif siapa saja yang terinfeksi COVID-19. Hasil itu juga dijadikan pemetaan kasus sehingga cepat ditangani,” tandasnya.

Masyarakat diimbaunya untuk tidak panik, terutama jika mengetahui ada warga yang positif COVID-19 di lingkungannya. Masyarakat dimina untuk dengan cepat melaporkan, melalui aparat desa agar diambil langkah lebih lanjut. “Silakan laporkan kepada gugus tugas maupun aparat terkait lain sehingga bisa diambil tindakan terhadap warga yang positif. Intinya jangan panik dan bersikap berlebihan, serahkan semua kepada petugas,” pesannya. (Ant)

Lihat juga...