KKP Gemakan Gerakan Bangga Buatan Indonesia di Merauke

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

JAKARTA — Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) melalui Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Merauke, Papua, membagikan 1.300 paket ikan bermutu dibagikan ke warga terdampak covid-19 serta warga perbatasan Republik Indonesia – Papua New Guinea.

“Kegiatan ini dalam rangka menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat dalam hal penyediaan ikan sehat dan bermutu,” kata Kepala SKIPM Merauke, Nikmatul Rochmah dalam rilis yang diterima Cendana News, Jumat (15/5/2020).

Adapun paket bantuan tersebut berisi ikan beku, ikan kaleng, serta produk olahan ikan lainnya seperti abon ikan ataupun bakso ikan.

Nikmatul memaparkan, pembagian paket ikan dan ikan olahan ini merupakan gagasan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dalam rangka meningkatkan imun untuk mencegah penyebaran covid-19.

Rencananya, 1.300 paket ikan beku dan olahan ini akan didistribusikan di tiga lokasi, yakni di Merauke, perbatasan Sota, serta Kabupaten Boven Digoel.

“Pembagian paket ini juga dalam rangka membantu pemenuhan kebutuhan protein bagi
masyarakat yang terdampak covid-19,” sambungnya.

Selain itu, dari Bulan Mutu Karantina, Nikmatul diharapkan muncul kebanggaan pada produk-produk perikanan Indonesia. Terlebih olahan ikan yang termasuk dalam paket merupakan produksi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar Merauke.

“Kegiatan ini juga untuk membangkitkan kebanggaan terhadap produk kita, sebagaimana pesan Presiden Jokowi terkait gerakan nasional bangga buatan Indonesia,” tukasnya.

Diketahui KKP terus berupaya meningkatkan daya saing produk perikanan nasional melalui pembekalan. Hal tersebut dilakukan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP), tentang prinsip umum higiene pangan dan analisa risiko Covid -19 pada penanganan dan pengolahan ikan.

Lihat juga...