Melanggar Lockdown, Pemuncak Liga Austria Kena Pengurangan Poin

Sebuah masker diletakkan di bola resmi Liga Austria atau Austrian Bundesliga, sebagai pertanda tertangguhkannya kompetisi musim 2019/20 karena pandemi COVID-19 – Foto Ant

JAKARTA – Pemuncak klasemen sementara Liga Austria, LASK Linz, dijatuhi hukuman pengurangan enam poin, lantaran bersalah melanggar aturan lockdown dalam sesi latihan yang mereka jalani.

Dua pekan lalu, Linz dilaporkan ke komite disiplin liga karena menggelar latihan kelompok besar, ketika aturan baru mengizinkan latihan digelar dalam kelompok kecil. Kasus itu mengemuka, setelah sejumlah klub-klub lain menerima video rekaman sesi latihan Linz.

Pihak Linz menyampaikan permintaan maaf sembari membela diri, bahwa mereka sudah merasa cukup aman menggelar sesi latihan kelompok besar. Yaitu, setelah seluruh skuatnya berkali-kali dinyatakan negatif dalam tes COVID-19.

Linz sebetulnya dijatuhi hukuman pengurangan 12 poin, tetapi pemberlakuannya dibagi enam poin untuk musim reguler dan enam poin fase penentuan juara serta promosi atau degradasi. Hukuman itu membuat Linz yang sebelumnya memiliki 27 poin dari 22 pertandingan yang sudah dijalani, dan unggul tiga poin di atas Red Bull Salzburg, kini turun ke peringkat kedua serta tertinggal dari pesaingnya tersebut.

Poin baru Linz juga membuat mereka kini hanya unggul satu poin atas Rapid Wina (20) yang ada di peringkat ketiga, dan dua poin dari tim posisi keempat Wolfsberger (19). Selain itu, Linz juga dijatuhi hukuman denda senilai 75 ribu euro atau sekira Rp1,2 miliar. Liga Austria dijadwalkan kembali memainkan musim 2019/20 mulai 2 Juni, dengan sisa 10 pekan pertandingan. (Ant)

Lihat juga...