Nikmatnya Nasi Karak Khas Situbondo

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Satu lagi kuliner khas Nusantara yang melegenda yaitu nasi karak khas Panarukan Situbondo Jawa Timur. Berbeda dengan nasi karak Jawa seperti biasanya, nasi karak yang satu ini merupakan nasi putih yang dimasak menggunakan daun pandan, dibaluri garam serta ikan bumbu masak merah sebagai pelengkap.

Hendrik, pembuat nasi karak khas Situbondo menceritakan, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kuliner ini diantaranya, beras pulen, daun pandan, garam.

Hendrik, pembuat nasi karak khas Situbondo, ditemui Sabtu (16/5/2020)-Foto: Sultan Anshori.

Sementara untuk ikan bumbu merahnya dibutuhkan, empat cabai merah besar, cabai rawit secukupnya (sesuai selera), tiga siung bawang putih, dua buah asam, tiga tomat, sedikit lengkuas serta tahu dan ikan layang atau tongkol. Tak lupa pula, satu buah kelapa tua sebagai salah satu bahan utamanya.

Dia menceritakan, cara untuk membuat nasi karak caranya sangat mudah. Menurutnya, langkah pertama beras pulen putih dicuci sampai bersih kemudian dimasak bersamaan menggunakan beberapa helai daun pandan. Tujuan diberikan daun pandan yaitu agar nantinya nasi yang sudah matang menjadi harum pandan.

“Jangan lupa, ditambahkan sedikit garam agar rasa nasinya menjadi gurih,” ujarnya saat ditemui di kontrakannya di Denpasar, Sabtu (16/5/2020).

Selama menunggu nasi yang sedang dimasak hingga matang, kemudian siapkan bumbu ikan masak merahnya. Bumbu seperti empat cabai merah besar, cabai rawit secukupnya (sesuai selera), tiga siung bawang putih, dua buah asam, tiga tomat, sedikit lengkuas dibelender hingga halus.

Kemudian siapkan wajan yang sudah dilumuri minyak goreng, tumis bumbu halus yang sudah diblender tadi sampai dengan api sedang harum dan berubah warna. Setelah itu, tambahkan tiga gelas air putih dan diaduk hingga menjadi satu. Langkah selanjutnya, yaitu masukkan tahu, ikan tongkol atau layang yang sudah dibersihkan. Masak hingga 15 menit.

“Jika nasi sudah masak siapkan di piring. Sebelum dicampur bumbu ikan merah, terlebih dahulu nasi dibaluri dengan parutan kelapa tua agar rasanya semakin gurih serta manis. Kemudian sandingkan dengan bumbu ikan merahnya. Nah, inilah nasi karak khas kampung halaman saya,” ujar pria asal Situbondo ini.

Hendrik menjelaskan, nasi karak ini biasanya dengan mudah ditemui dan dijual bebas di warung-warung nasi di kampung halamannya. Terlebih di suasana bulan puasa seperti saat ini. Nasi karak ini biasanya disantap saat berbuka puasa atau saat sahur.

Saat ditanya mengenai rasanya, dia mengakui sangat enak karena nasi masak daun pandan dibaluri parutan kelapa tua serta ikan bumbu merah menjadikan rasanya manis dan nikmat.

“Pokoknya kuliner kampung saya ini tiada tandingannya Mas. Jadi kangen pengen pulang kampung,” aku pria yang berdomisili di Denpasar ini.

Meskipun tidak bisa mudik saat lebaran kali ini, membuat kuliner khas kampung halamannya seolah menjadi obat penawar rindu.

Lihat juga...