Omzet Warung Cerdas Wanareja Capai Rp800 Juta per Bulan

Editor: Makmun Hidayat

CILACAP — Warung Cerdas Wanareja, Kabupaten Cilacap mengalami perkembangan pesat sejak pertama dibuka tahun 2018 lalu. Awal dibukanya Warung Cerdas ini mendapat bantuan pinjaman modal dari Yayasan Damandiri sebesar Rp250 juta dan saat ini omzet warung sudah mencapai Rp800 juta per bulan.

Manager KUD Utama yang mengelola Warung Cerdas di Kecamatan Wanareja, Sudaryanto mengatakan, ketua KUD Utama merupakan anak buah Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaya semasa menjabat sebagai menteri Koperasi pada era Orde Baru. Sehingga terjadi kerja sama untuk membuka Warung Cerdas.

“Pak Subiakto sempat berkunjung ke KUD kami, kemudian memberikan bantuan pinjaman modal untuk membuka Warung Cerdas Wanareja ini,” tuturnya, Jumat (29/5/2020).

Manager KUD Utama yang mengelola Warung Cerdas di Kecamatan Wanareja, Sudaryanto, Jumat (29/5/2020) di Cilacap. -Foto: Hermiana E. Effendi

Dana tersebut kemudian digunakan sebagian untuk merenovasi bangunan warung dan sisanya sebesar Rp170 juta untuk belanja barang dagangan. Pada dua bulan pertama beroperasi, omzet Warung Cerdas mencapai Rp30 juta per bulan.

“Karena penjualan cukup bagus dan melihat prospek ke depannya juga bagus, maka pihak koperasi induk memberikan tambahan bantuan modal sebesar Rp100 juta. Setelah tambahan modal tersebut, omzet Warung Cerdas meningkat menjadi sekitar Rp37 juta per bulan,” jelas Sudaryanto.

Tiga bulan berikutnya, koperasi induk kembali memberikan tambahan modal sebesar Rp150 juta. Dan Warung Cerdas terus mengalami kenaikan omset rata-rata 30-40 persen per bulan. Hingga saat ini, omzetnya sudah mencapai Rp800 juta per bulan.

Untuk operasionalnya, pada awal berdiri Warung Cerdas mendapat bimbingan dari Kopkun Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Mulai dari teknis operasional warung hingga akses ke sales dan distributor barang.

“Kita kan basic-nya bukan pedagang, sehinga tidak memiliki akses ke sales maupun distributor, karena itu pada awal berdiri, ada pendampingan dari Kopkun Unsoed,” kata Sudaryanto.

Saat ini Warung Cerdas Wanareja memiliki lima orang pegawai, yaitu kasir dua orang, admin satu orang dan helper dua orang. Sudaryanto mengatakan, semula pihaknya berencana untuk menambah jumlah karyawan, namun karena ada pandemi Covid-19, rencana tersebut ditunda terlebih dahulu.

Sementara itu, salah satu pelanggan Warung Cerdas, Sodikin yang memiliki warung di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja mengatakan, setiap bulan ia berbelanja di Warung Cerdas sampai sekitar Rp 20 juta.

“Warung Cerdas Wanareja ini harganya bersaing, sehingga untuk para pedagang di kampung seperti saya, cukup membantu. Karena itu, saya selalu belanja di sana, dalam satu bulan sampai sekitar Rp 20 juta,” pungkasnya.

Lihat juga...