Pandemi COVID-19, Anggota Koperasi Kesulitan Bayar Angsuran

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

BOYOLALI — Dua bulan sejak pandemi Virus Corona, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran yang merupakan Koperasi binaan Yayasan Damandiri, diketahui mulai menemui kesulitan dalam melakukan penagihan rutin ke sejumlah anggota.

Hal itu diakibatkan banyaknya anggota koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran yang mengalami kesulitan ekonomi sebagai dampak merebaknya Virus Corona atau Covid-19.

Salah seorang asisten kredit Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Sunardi, mengakui hal tersebut. Ia menyebut mulai ada beberapa anggota yang tak bisa melalukan pembayaran angsuran kredit bulanan ke koperasi akibat tak punya penghasilan.

“Ada beberapa anggota yang mulai kesulitan membayar angsuran bulanan. Bahkan ada yang sudah menunggak dua bulan,” ujarnya kepada Cendananews belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Sunardi, sejumlah nasabah koperasi saat ini bahkan diketahui telah mengajukan penangguhan pembayaran angsuran bulanan. Permohonan penangguan itu terjadi akibat mereka kesulitan membayar angsuran di tengah situasi pandemi Virus Corona.

“Ada 5-10 anggota nasabah yang sudah minta penangguhan pembayaran angsuran. Saat ini masih kita kaji dan pertimbangan dengan melihat kasus per kasusnya,” ungkapnya.

Meski begitu, Sunardi sendiri tetap berharap agar pandemi Virus Corona ini tidak sampai membuat perputaran modal di Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran terganggu. Dimana pembayaran angsuran oleh tiap anggota tetap bisa berjalan hingga lunas atau selesai.

Terlebih, koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran menerapkan sistem tanggung renteng, yang memungkinkan kesulitan seorang anggota akan bisa ditanggung bersama-sama oleh anggota kelompok lainnya.

Sebagaimana diketahui, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri yang ada di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran. Koperasi ini didirikan untuk membantu akses permodalan warga desa Samiran yang mayoritas bekerja di sektor pertanian maupun pariwisata.

Sejak munculnya pandemi Virus Corona, sejumlah usaha bidang pariwisata di DCML Samiran seperti Homestay, warung Damandiri, hingga lokasi wisata, lumpuh. Sementara usaha sektor pertanian juga terhambat masalah distribusi akibat berbagai kebijakan pembatasan yang dilakukan pemerintah guna memutus rantai penyebaran Virus Corona.

Lihat juga...