Pandemi Covid-19 Percepat Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0

Editor: Koko Triarko

Internet, ilustrasi -Dok: CDN

JAKARTA – Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ventje Rahardjo, mengatakan penyebaran Covid-19 mempengaruhi semua sektor, tidak kecuali dunia pendidikan. Namun di tengah fenomena penyebaran kasus Covid-19 yang terus meningkat di Indonesia, bahkan di seluruh dunia itu, menurutnya kita harus tetap bersyukur karena pandemi Covid-19 terjadi di era revolusi industri 4.0.

“Sehingga aktivitas pekerjaan dan belajar tetap dilakukan meskipun dengan jarak jauh,” kata Ventje, pada acara online bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Pendidikan Jarak Jauh Program Studi Ekonomi Syariah’ yang digelar KNEKS di Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Menurutnya, revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan baru dan memudahkan kehidupan manusia. Namun, perubahan tersebut juga harus diikuti dengan cara berpikir dan cara bekerja. Sehingga selanjutnya diperlukan penguasaan skill yang lebih adaptif terhadap situasi ini.

“Pandami Covid-19 sejatinya mempercepat kita beradaptasi dengan revolusi industri 4.0,” tukasnya.

Ventje menegaskan, bahwa dunia pendidikan kini seakan dipaksa melakukan pembelajaran online atau daring, tidak kecuali dengan program studi ekonomi syariah.

“Dosen harus belajar menyiapkan materi kuliah dan ujian daring serta menilai ketercapaian,” ujarnya.

Sementara itu, tambah dia, mahasiswa juga harus menyesuaikan dan meningkatkan kedisplinan diri dengan metode pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran ekonomi syariah secara daring, menurutnya memiliki peluang dan tantangan tersendiri. Apalagi, ilmu ekonomi syariah kian berkembang di Indonesia, diikuti dengan banyaknya perguruan tinggi membuka program studi ekonomi syariah.

Pertumbuhan ini tentu berdampak baik untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang dapat mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, guna memperkuat pertahanan ekonomi nasional.

“Namun, juga harus diimbangi dengan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Direktur Pendidikan dan Riset KNEKS, Sutan Emir Hidayat, menambahkan pembelajaran jarak jauh di massa krisis pandemi Covid-19 ini menjadi sangat penting.

“Pembelajaran jarak jauh menjadi lebih relevan dengan adanya social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” pungkasnya.

Lihat juga...