Pandemi Covid-19 tak Membuat Surut Warga Mamuju Ziarah Kubur

MAMUJU – Sejumlah pekuburan Islam yang tersebar di beberapa titik di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dipadati peziarah pada hari ketiga Idulfitri 1441 Hijriah meskipun wabah COVID-19 melanda daerah tersebut.

Dari pantauan di Mamuju, Selasa, umat muslim berbondong-bondong untuk berziarah ke pekuburan muslim yang tersebar di Kota Mamuju setelah hari kedua Idulfitri.

Para warga itu berasal dari penjuru Kota Mamuju bahkan dari berbagai daerah di Sulbar maupun dari luar Sulbar.

Mereka datang dengan membawa sanak keluarganya sambil membawa karangan bunga. Tampak warga memadati pekuburan Islam tertua di Jalan Kelapa, Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju.

Pemandangan serupa juga terjadi usai lebaran Idul Fitri para warga silih berganti memadati pekuburan Islam tersebut dari pagi hingga menjelang sore hari.

Selain kuburan di Jalan Kelapa itu, kuburan Islam lainnya yang juga tampak dipadati hingga ratusan peziarah, adalah kuburan Islam di Jalan Ir Haji Juanda dan Jalan Husni Tamrin, kuburan di lingkungan Tambi, serta kuburan Islam yang ada di Kelurahan Karema Mamuju dan di Jalan Soekarno Hatta.

Para peziarah yang datang berdoa untuk keluarganya yang sudah meninggal sambil menaburkan bunga dan menyiram air ke kuburan. Mereka juga menggunakan kesempatan untuk silaturrahmi dan saling memaafkan.

“Kemarin Mamuju diguyur hujan makanya kami datang sore ini berziarah, setiap tahun kami datang berdoa untuk ibu agar selamat jiwanya dan mendapat tempat di sisi-Nya,” kata Neni Salah seorang peziarah di makam mertuanya.

Sementara Amrin salah seorang peziarah lainnya mengatakan dirinya datang berziarah di makam orang tuanya.

“Sejak selesai Salat Idulfitri, sampai saat ini pekuburan di Mamuju selalu dipadati peziarah, ini menjadi tradisi setiap tahun masyarakat di Mamuju, meskipun saat ini wabah COVID-19 melanda daerah ini,” katanya. (Ant)

Lihat juga...