Pasca-Lebaran, Warung Soto Khas Sokaraja Dipadati Pengunjung

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Suasana pasca-lebaran, warung-warung soto di Sokaraja dipadati pengunjung. Soto Sokaraja yang merupakan salah satu hidangan khas dari Banyumas ini baru buka setelah tutup selama dua hari.

Warung soto Sokaraja yang paling ramai pengunjung adalah Soto Sutri, meskipun berada di jalan desa, namun sudah banyak dikenal. Untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung, halaman parkir warung soto ini dijadikan tempat makan. Sehingga meskipun banyak pembeli, namun masih ada jarak antar-meja makan.

“Soto Sutri ini selama bulan puasa tutup, ditambah lebaran dua hari kemarin Pemkab Banyumas mengeluarkan aturan semua toko, warung hingga pasar tradisional harus tutup, sehingga baru hari ini bisa menikmati soto khas Sokaraja,” kata salah satu pengunjung warung soto, Toni, Selasa (26/5/2020).

Selain Soto Sutri, deretan warung soto Sokaraja di sepanjang ruas jalan utama di Kecamatan Sokaraja juga terlihat ramai pembeli. Mulai dari Soto Lama, Soto Kecil dan lain-lain. Masyarakat yang selama lebaran kemarin hanya menikmati hidangan opor ayam dan ketupat, seolah meluapkan kerinduan akan soto khas Sokaraja yang terkenal pedas oleh sambal kacangnya.

Salah satu pelayan di Soto Sutri Sokaraja, Mame mengatakan, pengunjung memang banyak, namun tidak seramai lebaran tahun lalu. Biasanya warung soto tersebut dipenuhi dengan mobil-mobil dari luar kota, namun saat ini hanya kendaraan dari Banyumas yang memadati area parkir.

“Karena aturan larangan mudik, jadi banyak orang Banyumas yang bekerja di luar kota tidak pulang, sehingga yang datang ke sini hanya dari Banyumas saja. Biasanya penuh dengan pengunjung dari luar kota,” tuturnya.

Soto Sokaraja merupakan hidangan khas Banyumas yang berbeda dengan soto pada umumnya. Soto terdiri dari ketupat, kecambah, daun bawang serta daging sapi dan kerupuk. Dan kuah soto kecoklatan karena diberi sambal kacang.

Mengingat harga daging sapi saat ini masih tinggi, maka harga satu porsi soto Sokaraja juga ikut naik menjadi Rp 25.000 per mangkok. Sebelumnya harga soto hanya Rp 20.000 per porsi.

Tak hanya warung soto yang dipenuhi pengunjung, beberapa warung bakso serta nasi pecel juga tampak ramai pembeli.

Lihat juga...