Peningkatan Jalan di Banjarnegara Tetap Berjalan di Tengah Pandemi

Editor: Koko Triarko

BANJARNEGARA – Kabupaten Banjarnegara tetap melakukan peningkatan jalan-jalan kabupaten di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, anggaran untuk peningkatan jalan tahun  ini dialokasikan hingga Rp 240 miliar.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengatakan, perbaikan jalan merupakan hal yang mutlak dilakukan, sebab akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi daerah. Karenanya untuk tahun ini, tetap dilakukan perbaikan jalan.

“Untuk tahun anggaran 2020 ini, tetap dilakukan pemeliharaan jalan berkala dalan kota, karena ini penting untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya di sela-sela pemantauan perbaikan jalan, Senin (18/5/2020)

Bupati yang biasa disapa Winchin ini mengatakan, tahun ini pihaknya mentargetkan 80 persen jalan kabupaten di Banjarnegara sudah mulus. Sehingga ke depan tinggal dilakukan pemeliharaan saja.

Beberapa ruas jalan yang dilakukan peningkatan antara lain Jalan KH Busyaen, Jalan Al Munawaroh, Jalan DI Panjaitan, Jalan Mayjen Sutoyo dan lainnya. Bupati mentargetkan pada bulan Oktober tahun ini, seluruh peningkatan jalan sudah selesai dikerjakan, sehingga saat pandemi sudah reda, Banjarnegara sudah siap untuk peningkatan perputaran ekonomi.

“Sejak dulu Banjarnegara dikenal dengan slogan ‘Gilar-Gilar’ yang menggambarkan jalannya halus dan mulus. Saya optimis sesanti ‘Gilar Gilar’ akan terwujud. Semoga wabah Corona segera berlalu sehingga masyarakat kembali menggeliat ekonominya dan pemerintah bisa kembali fokus lagi dalam pembangunan,” ungkapnya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjarnegara, Arqom Al Fahmi, menambahkan untuk tahun ini peningkatan jalan kabupaten dilakukan pada 20 kecamatan, sehingga merata. Dan pembangunan sudah mulai dilakukan pada April lalu.

“Sebagian besar kontrak pekerjaan sudah dilakukan sebelum pertengahan April, sehingga sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Arqom merinci, pengalokasian anggaran peningkatan jalan masing-masing kecamatan berbeda, disesuaikan kondisi jalannya. Misalnya, untuk Kecamatan Pagedongan dialokasikan Rp 29 miliar, Kecamatan Bawang Rp12 miliar dan kecamatan di wilayah kota Rp13,4 miliar.

“Total anggaran peningkatan jalan tahun ini Rp240 miliar, dan tiap kecamatan berbeda, tetapi rata-rata lebih dari Rp10 miliar. Diharapkan sebelum akhir tahun ini, semua pengerjaan jalan sudah selesai,: pungkasnya.

Lihat juga...