Penjualan Bahan Pokok di Warung Cerdas Wanareja, Meningkat

Editor: Koko Triarko

CILACAP – Menjelang lebaran, penjualan aneka jenis sembako di Warung Cerdas Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, mengalami peningkatan. Saat ini, omzet penjualan meningkat hingga dua kali lipat.

Manajer KUD Utama yang mengelola Warung Cerdas di Kecamatan Wanareja, Sudaryanto, mengatakan peningkatan omzet penjualan sudah dimulai sejak masuk bulan puasa, karena yang dijual merupakan barang-barang kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng dan lain-lain.

“Penjualan yang meningkat dratis itu seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur dan lainnya. Kalau beras justru tidak mengalami kenaikan, karena sebagian besar petani sekarang baru panen,” jelas Sudaryanto, Sabtu (23/5/2020).

Terkait keberadaan Warung Cedas sebagai salah satu unit usaha KUD Utama Wanareja, Sudaryanto bertutur, Warung Cerdas didirikan sejak 2018, dengan bantuan pinjaman modal awal dari Yayasan Damandiri sebesar Rp250 juta.

Manajer KUD Utama, pengelola Warung Cerdas di Kecamatan Wanareja, Cilacap, Sudaryanto, Sabtu (23/5/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Pada awal berdiri, omzet per bulan warung hanya pada kisaran Rp30 juta. Namun seiring berjalannya waktu, omzet penjualan kini sudah meningkat menjadi Rp800 juta per bulan.

Total ada 170 member Warung Cerdas yang rutin berbelanja, dan ada sekitar 60 member yang belanja dengan pemesanan melalui whatsaap. Warung Cerdas memang memberikan pelayanan pesan-antar kepada member-nya.

“Untuk pelayanan pesan-antar bisa menggunakan sepeda motor atau mobil, tergantung berapa banyak pesanannya. Misalnya untuk wilayah Desa Madura, jika ada lima warung yang belanja, kita antar menggunakan mobil, karena satu jalur dan barangnya banyak,” tuturnya.

Melihat perkembangan Warung Cerdas tersebut, Sudaryanto mengatakan, pihaknya sudah mengajukan kerja sama penambahan pinjaman modal kepada Yayasan Damandiri, untuk membuka cabang Warung Cerdas. Penambahan modal yang diajukan Rp500 juta, untuk membuka Warung Cerdas di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja.

“Dari hasil evaluasi penjualan, yang paling banyak menyerap barang-barang dari Warung Cerdas justru dari Desa Bantar, karena itu kita berencana untuk membuka cabang di sana dan sudah mengajukan pinjaman penambahan modal ke yayasan,” terangnya.

Sementara itu salah satu member Warung Cerdas, Nina, mengatakan mendekati lebaran ini omzet penjualan warungnya meningkat. Sehingga ia harus berbelanja ke Warung Cerdas minimal dua kali sehari.

“Beruntung ada layanan pesan-antar dari pihak Warung Cerdas, sehingga di tengah pandemi ini, kita bisa tetap berbelanja dari rumah, karena saya belanja bisa dua hari sekali,” ucapnya.

Lihat juga...