Penutupan Tempat Wisata di Banyumas Sampai Akhir Mei

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Pemkab Banyumas memperpanjang penutupan seluruh objek wisata di Kabupaten Banyumas hingga akhir bulan Mei 2020. Namun, jika dalam perkembangannya pandemi Covid-19 belum mereda, maka dipastikan penutupan tempat wisata diperpanjang lagi.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani, mengatakan, dalam surat keputusan terakhir, penutupan objek wisata sampai dengan akhir bulan Mei.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani, ditemui Minggu (17/5/2020) di Purwokerto. Foto: Hermiana E. Effendi

“Ada kemungkinan diperpanjang jika melihat kondisi perkembangan pandemi sekarang ini, yang pasti saat lebaran, seluruh tempat wisata masih tutup total,” terangnya, Minggu (17/5/2020).

Lebih lanjut Asis mengungkapkan, ada 12 tempat rekreasi dan sarana olah raga yang di bawah pengelolaan Dinporanbudpar. Dan semuanya tutup sejak pertengahan bulan Maret 2020, sehingga tidak ada pemasukan sama sekali dari sektor pariwisata dan olah raga tercatat mulai pertengahan Maret.

“Ada 12 tempat wisata dan olah raga yang kita kelola, mulai dari objek wisata Baturaden, Pangsar Sudirman, Museum Wayang Sendang Mas, objek wisata Husada Kalibacin, Curug Gede, Masjid Saka Tunggal, Wana Wisata, Curug Cipendok, Curug Ceheng, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP), bumi perkemahan Kendalisada dan Taman Bale Kemambang,” kata Asis.

Salah satu objek wisata di tengah kota yang sering dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan aktivitas olah raga pagi yaitu Taman Bale Kemambang. Tiket masuk ke lokasi tersebut hanya Rp 2.000 per orang dan pengunjung bisa jalan sehat memutari kolam ikan sepuasnya.

Salah satu warga Kota Purwokerto, Anjarwati mengatakan, sangat merindukan menghabiskan waktu di Bale Kemambang. Selain dekat karena berada di pusat kota, Taman Bale Kemambang yang berada di Jalan Karangkobar, Kecamatan Purwokerto Utara ini menyuguhkan sebuah bale atau gazebo besar yang terletak di atas air atau dalam bahasa Banyumasan disebut kemambang yang artinya mengambang di atas air.

Di dalam kolam air terdapat ribuan ikan. Pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan tersebut dengan hanya membeli pakan ikan seharga Rp 1.000 yang disediakan pihak pengelola.

Taman Bale Kemambang juga dilengkapi fasilitas berbagai permainan anak-anak, seperti ayunan, prosotan, jungkitan dan lain-lain. Tak hanya itu, area ini juga dilengkapi dengan tempat bermain otoped yang cukup luas.

“Ini tempat wisata murah-meriah dan dekat dengan rumah. Sayangnya juga ikut ditutup, padahal jika dibuka sekedar untuk jalan pagi atau sore akan sedikit bisa membuang kejenuhan kita,” harapnya.

Lihat juga...