Posko Perbatasan di Banyumas Dibuka Lagi Selama Sepekan

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PURWOKERTO — Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas akan membuka kembali empat posko di perbatasan Kabupaten Banyumas guna mengendalikan arus balik lebaran. Pembukaan empat posko ini dimulai Senin (1/6/2020) dan berlangsung selama sepekan.

Kepala Dinhub Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan, dibukanya kembali empat posko di perbatasan tersebut dalam rangka pembatasan perjalanan orang dan pengendalian transportasi selama masa mudik lebaran.

“Berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 pusat nomor 5 tahun 2020 dan Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan nomor 116 tahun 2020, ada perpanjangan untuk pembatasan perjalanan orang serta pengendalian transportasi,” terangnya, Sabtu (30/5/2020).

Empat posko tersebut berlokasi masing-masing di Kecamatan Ajibarang, Kecamatan Tambak, Kecamatan Lumbir dan Kecamatan Sokaraja. Sebelumnya juga pernah dioperasikan pada minggu terakhir April lalu.

Posko beroperasi selama 24 jam, dengan menerapkan dua shift. Dalam satu shift penjagaan melibatkan 21 personel, terdiri dari unsur Polri 7 orang, TNI 5 orang, Dinhub 3 orang, petugas kecamatan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas masing-masing 2 orang dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas serta Satpol PP, masing-masing 1 personel

Difungsikannya kembali empat posko perbatasan tersebut, lanjut Agus Nur Hadie, sekaligus untuk mendukung posko penyekatan yang sudah dibuka oleh Polresta Banyumas.

“Pembukaan kembali posko perbatasan ini, muaranya adalah pencegahan penyebaran Covid-19 di Banyumas, maupun secara nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara mengatakan, pihaknya sudah membuka dua posko untuk penyekatan kendaraan, yaitu di pintu perbatasan Kecamatan Sokaraja dan di Kecamatan Ajibarang.

“Sampai dengan hari ini sudah 1.000 lebih kendaraan yang melintas di Banyumas yang kita arahkan untuk putar balik ke daerah asalnya, karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat,” jelasnya.

Posko penyekatan kendaraan tersebut akan terus dibuka, meskipun arus balik lebaran tidak ramai. Karena posko juga difungsikan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Lihat juga...