Sektor Perkebunan di Kalteng Siap Terapkan Standar Kerja ‘New Normal’

PALANGKA RAYA  – Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menyatakan perusahaan besar swasta sektor perkebunan yang ada di provinsi ini siap menerapkan standar kerja ala kenormalan baru sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19 yang dianjurkan pemerintah.

“Seluruh karyawan perusahaan swasta perkebunan dilarang keras keluar dari areal kebun dan diwajibkan menggunakan masker selama bekerja serta melakukan pengecekan kesehatan apabila mengalami sakit,” kata Rawing di Palangka Raya, Kamis.

Ia memastikan apabila ada karyawan keluar dari areal perkebunan tanpa izin dari perusahaan maka akan terkena pemecatan. Kalaupun pegawai itu keluar dari areal perkebunan karena alasan mendesak, setelah kembali harus langsung melakukan pengecekan kesehatan.

Oleh karena itu, Kepala Disbun Kalteng mengingatkan serta meminta komitmen seluruh perusahaan swasta sektor perkebunan di provinsi ini untuk tetap menerapkan standar protokol kesehatan seiring dengan pelaksanaan kebijakan kenormalan baru.

“Manajemen perkebunan harus tetap mendisiplinkan karyawannya agar dalam bekerja memperhatikan protokol kesehatan COVID-19. Jangan lengah sedikitpun karena adanya new normal ini,” kata Rawing.

Dengan pelaksanaan protokol tersebut, menurut dia, selama ini perusahaan tetap beroperasi secara normal dan sama sekali tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan.

Namun, tambah Rawing, perusahaan sempat mengalami kesulitan memasarkan produk minyak sawit akibat sejumlah negara melakukan pembatasan impor karena penyebaran COVID-19 yang makin meluas.

“Indonesia hanya mampu menyerap sekitar 20 persen dari keseluruhan produksi minyak sawit yang dihasilkan perusahaan. Tapi, kita bersyukur, belum ada dan semoga tidak ada perusahaan perkebunan di Kalteng, melakukan PHK ke karyawannya,” katanya. (Ant)

Lihat juga...