SMPN 1 Maumere Gelar Lomba Baca Puisi dan Pidato ‘Online’

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (HPN) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, SMPN 1 Maumere, kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan aneka lomba kreatif secara online. Lomba menulis puisi dan pidato dalam bahasa Indonesia dan Inggris ini dilaksanakan secara online dan dikirim melalui media sosial sejak  Kamis-Sabtu (30-2/5/2020).

“Bersama para guru, pegawai dan orang tua murid, kami menetapkan menyelenggarakan lomba menulis puisi dan pidato dalam bahasa Indonesia dan Inggris,” kata Vitalis P. Sukalumba, S.Pd., Kepala sekolah SMPN1 Maumere, Minggu (3/5/2020).

Menurut Vitalis, kegiatan ini sengaja dipilih untuk melatih kreativitas, inovasi, kemandirian serta keterampilan dalam menulis puisi dan berpidato dengan tema terkait Covid-19.

Kepala Sekolah SMPN 1 Maumere, kabupaten Sikka, NTT, Vitalis P. Sukalumba, S.Pd., saat ditemui Minggu (3/5/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Semua hasilnya sedang dicek dan dinilai, dan nantinya semua hasil akan diumumkan kepada para siswa. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah yang akan diserahkan saat kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan.

Vitalis mengaku mengapresiasi kebijakan yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, tentang kemerdekaan belajar dan sesuai dengan kebijakan manajemen berbasis sekolah dan pendidikan berbasis masyarakat.

Menurutnya, legalitas kebijakan dapat diambil sesuai kebutuhan sekolah secara bebas. Namun, terkadang juga terjerumus ke jalur hukum bila kebijakan yang diambil oleh kepala sekolah belum didukung oleh kebijakan di level yang lebih tinggi.

“Saya berterima kasih terhadap kebijakan menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” ungkapnya.

Vitalis juga telah meminta siswa, guru dan staf sekolahnya untuk berupaya meningkatkan kompetensi dengan berani mengubah paradigma, dari hanya menunggu perintah menjadi siap memberikan informasi.

Yovita, salah seorang siswi SMPN 1 Maumere, mengaku senang dengan adanya lomba menulis puisi dan pidato yang jarang sekali diadakan. Apalagi, dilaksanakan secara online melalui media sosial.

Ia mengaku dengan adanya kegiatan ini bisa memacu para siswa dan siswi untuk terus berkarya, dan memacu bakat dan kreativitas para siswa untuk bisa menonjolkan kemampuan mereka.

“Ini sebuah kegiatan positif, apalagi dilakasanakan secara online melalui media sosial. Ini sebuah lomba yang baru pertama dilaksanakan secara online karena ada wabah Corona,” tuturnya.

Lihat juga...