Tradisi Tumbilotohe di Gorontalo Digelar Sederhana

GORONTALO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Provinsi Gorontalo menggelar tradisi tumbilotohe atau malam pasang lampu secara sederhana di tengah pandemi COVID-19.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan tradisi tumbilotohe merupakan kebiasaan masyarakat Gorontalo yang dilakukan pada tiga atau empat hari mengiringi setiap akhir Ramadan.

“Meski digelar sederhana, tradisi tumbilotohe atau pasang lampu di Kabupaten Gorontalo tetap dilaksanakan,” ujar Nelson Pomalingo usai menyalakan lampu minyak secara adat di rumah jabatan Bupati di Gorontalo, Selasa (19/5/2020).

Ia menjelaskan, malam pasang lampu adalah tradisi yang telah berlangsung sejak lama dan turun temurun dalam kalangan umat Muslim, yang ditandai dengan menyalakan obor atau lampu minyak di depan rumah.

“Selain itu, walaupun berada di rumah-rumah saya melihat kegiatan ibadah jalan terus, salat tarawih, dan tadarusan juga. Begitu juga dengan pemasangan lampu, walaupun sederhana tetap dilakukan artinya tradisi dan keagamaan terus terjaga,” ungkap Nelson.

Dengan kesederhanaan tersebut kata Nelson dirinya berharap tidak mengurangi kekhusu’an ibadah Ramadan kali ini.

Malam pasang lampu di rumah jabatan Bupati dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan hanya dihadiri sejumlah lembaga adat dan imam Masjid Baiturrahman Limboto. (Ant)

Lihat juga...