Wagub: Meski New Normal Tetap Harus Waspada

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang ditemui di Bukittinggi, Sabtu (30/5/2020). Foto: M. Noli Hendra

BUKITTINGGI — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan meski wilayah Kota Bukittinggi masih nihilnya angka kasus positif Covid-19, dan dalam waktu dekat ini mulai menerapkan New Normal, terkait Covid-19 harus tetap diwaspadai, agar bisa mempertahankan jadi daerah zero kasus Covid-19.

Bukittinggi merupakan daerah satu-satunya di Sumatera Barat yang segera menerapkan New Normal. Sementara 18 daerah lainnya masih melanjutkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai hari ini Sabtu (30/5) hingga 7 Juni 2020.

“Di satu sisi saya merasa bangga kepada Pemko yang saat ini masih mempertahankan prinsipnya untuk menjadikan kota Bukittinggi sehat dan terjaga dari Covid-19,” katanya di saat meninjau ke Bukittinggi, Sabtu (30/5/2020).

Wagub menyebutkan dengan segera melakukan penyesuaian terhadap tatanan normal baru yang produktif itu, penting untuk mengedepankan aman dari penyebaran Covid-19. Sebab, sangat besar kemungkinan lonjakan kedatangan wisatawan bakal terjadi di Bukittinggi.

“Selama ini masyarakat mungkin jenuh di rumah saja. Sekarang Pemko Bukittinggi telah membuka tempat wisatanya. Maka dari itu, datang ramainya kedatangan wisatawan, tetap dipantau kepatuhan masyarakat selama di tempat wisata,” pintanya.

Intinya, dengan masih nol nya kasus positif Covid-19 di Bukittinggi, jangan sampai membuat kewaspadaan Pemko Bukittinggi melemah. Serta jangan lemah dalam menegakkan aturan, jika ditemukan orang gejala Covid-19, jangan dibiarkan berkeliaran.

“Bekerjasama dalam menerapkan patuh akan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini lah yang kita tegaskan, supaya nantinya menjadi model inovasi percontohan dari daerah lain,” ucapnya.

Sebelumnya Pemerintah Kota Bukittinggi, menyatakan siap menerapkan kebijakan New Normal atau perubahan baru dengan menerapkan langkah konkrit, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti pengaturan pembukaan objek wisata, pasar dan hotel serta rumah makan dan melaksanakan ibadah di masjid.

Sementara itu Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam keterangannya saat berbincang-bincang dengan Wagub Sumbar Nasrul Abit mengatakan, pihaknya telah melakukan tes swab bagi pekerja di tempat tempat objek wisata, restoran dan rumah makan serta hotel.

“Khusus di tempat ibadah akan diatur dengan membatasi waktu khutbah agar tidak terlalu lama,” jelasnya.

Menurutnya, selain secara masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pemerintah Kota Bukittinggi juga akan memberikan edukasi kepada siswa di daerah itu tentang Covid-19. Sehingga memiliki pemahaman yang sama dalam mencegah penyebaran.

Ramlan Nurmatias menjelaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi optimis menjadi daerah percontohan penerapan normal baru tersebut. Secara bertahap, dengan memulihkan kembali perekonomian, yakni membuka kembali semua objek wisata, perhotelan, pasar, sekolah, serta tempat ibadah dengan peraturan protokol kesehatan.

Lihat juga...