ASDP Bakauheni Aktifkan Lagi Penjualan Tiket ‘Online’

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Penjualan tiket online untuk penyeberangan di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan ke Merak dan sebaliknya, kembali dibuka.

Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni, menyebut, pelayanan penyeberangan semula hanya diprioritaskan bagi kendaraan logistik selama masa pandemi Covid-19.

Namun sejak berakhirnya larangan mudik Idulfitri 2020 sejak 24 April hingga 7 Juni 2020, pelayanan penyeberangan kembali dibuka untuk umum. Sebelumnya, pelayanan penjualan tiket online hanya diperuntukkan bagi kendaraan logistik, kendaraan khusus yang dikecualikan. Semua layanan tiket kendaraan penumpang, pejalan kaki sementara tidak dioperasikan.

Berakhirnya masa tanggap darurat penanganan Covid-19, larangan mudik dan memasuki masa kenormalan baru, layanan penjualan tiket secara online diaktifkan. Layanan tersebut, menurutnya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Pengguna jasa wajib mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun.

Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni, saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (12/6/2020) malam. -Foto: Henk Widi

“Pembelian tiket secara online melalui laman www.ferizy.com yang semula sempat dinonaktifkan, kembali dibuka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh gugus tugas Covid-19, agar tetap produktif,aman dan nyaman,” terang Captain Solikin di Bakauheni, Jumat (12/6/2020) malam.

Kepastian penerapan new normal sektor jasa tranportasi laut dilakukan agar ekonomi tetap berjalan dan wabah bisa diatasi. Selalu jaga jarak, pakai masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun, pengguna jasa harus menjaga jarak, membawa hand sanitizer. Pembelian tiket secara online sekaligus meminimalisir penggunaan uang tunai dan kontak fisik.

Pengaktifan tiket online menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 11 Tahun 2020, Tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

Reservasi pembelian tiket kembali bisa diakses oleh pengguna jasa tanpa adanya pembelian tiket langsung (go show).

“Pengoperasian tiket online bisa dimanfaatkan masyarakat dengan membelinya melalui aplikasi Ferizy,” paparnya.

Penjualan tiket melalui laman www.ferizy.com diperuntukkan bagi penumpang pejalan kaki, kendaraan angkutan penumpang golongan I, II, III, IVA, VA dan VIA, sepeda motor, mobil pribadi dan bus. Kemudahan layanan tiket online bisa diperoleh di gerai waralaba yang telah bekerja sama dengan ASDP. Selain itu, sejumlah bufferzone, rest area, disiapkan melayani penjualan tiket online.

Harsono, salah satu pengurus jasa penyeberangan truk ekspedisi, menyebut layanan tiket online sangat membantu. Sebab, sebagian kendaraan truk yang menggunakan jasanya telah memberikan saldo cukup untuk pembelian tiket online.

Ia telah membeli tiket online saat kendaraan truk tiba sekitar 4 kilometer dari pelabuhan Bakauheni, melalui jalan tol atau jalan lintas Sumatra.

“Pengemudi akan memilih dibelikan sebelum tiba atau saat tiba di gerbang masuk, agar lebih cepat menyeberang,” terang Harsono.

Pengemudi yang telah dibelikan tiket olehnya akan memegang kertas struk dengan barcode. Barcode tersebut akan dipindai saat tiba di loket pembelian tiket, sehingga terdata sesuai jenis dan golongan. Sejak sistem online diberlalukan, pengemudi kendaraan truk harus menunggu di luar pelabuhan agar tidak menyebabkan kemacetan.

Calon penumpang kapal pejalan kaki, Soni, mengaku harus dipandu petugas loket. Ia mengaku sebelumnya hanya membeli tiket dengan memakai uang elektronik. Uang elektronik dari kartu Brizzi tersebut dipergunakan untuk membeli tiket secara manual. Kini, sejak diberlakukan tiket online, ia harus mendowload aplikasi Ferizy.

“Masih agak bingung, sehingga dipandu untuk membeli saldo uang elektronik sekaligus membeli tiket online,” terang Soni.

Petugas penjual uang elektronik, Ajeng, mengaku penjualan kembali meningkat. Dalam sehari ada transaksi 500 hingga 600 kali. Sejak dibukanya kembali tiket online, penumpang menyeberang ke Jawa meningkat.

Sejumlah syarat protokol kesehatan tanpa harus memiliki surat bebas Covid-19 membuat warga bisa membeli tiket.

Pengguna jasa yang tidak memiliki aplikasi Ferizy, menurutnya bisa menggunakan aplikasi yang disediakan. Pengguna jasa hanya menyediakan KTP sebagai dokumen untuk manifest penumpang. Sebab, KTP diperlukan sebagai data utama untuk mencatat nama dan alamat penumpang saat akan membeli tiket kapal secara online.

Lihat juga...