Bangkalan Lakukan Tes Cepat COVID-19 di 17 Kecamatan

Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Bangkalan melakukan tes cepat di 17 kecamatan di Kabupaten Bangkalan – foto Ant

BANGKALAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, melakukan tes cepat kepada warga di 17 kecamatan di wilayahnya.

“Tes cepat secara massal berkat kerja sama dengan Pemprov Jatim, dan Bangkalan menjadi sasaran utama program ini, karena jumlah warga yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 sangat banyak,” kata Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron di Bangkalan, Madura, Sabtu (6/6/2020).

Tes cepat yang merupakan hasil kerja sama Tim Gugus Tugas COVID-19 Bangkalan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur itu, menjadi tindak lanjut rapat koordinasi virtual yang digelar sebelumnya. Di dalam rapat itu Pemkab Bangkalan menyebut, memerlukan penanganan khusus dan membutuhkan dukungan Pemprov Jatim untuk mencegah penyebaran virus corona melalui deteksi dini. Metode yang dibutuhkan adalah tes cepat atau rapid test.

Atas dasar itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memutuskan untuk menerjunkan tim medis dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur ke Bangkalan. Ada tiga zona yang disasar untuk kegiatan tersebut. Zona I meliputi Kecamatan Kota, Socah, Burneh, Kamal, dan Kecamatan Arosbaya. Zona II meliputi Kecamatan Klampis, Kokop, Sepulu, Tanjung Bumi, dan Kecamatan Geger. Sedangkan zona III meliputi Kecamatan Kwanyar, Modung, Blega, Tragah, Galis, Labang, dan Kecamatan Tanah Merah.

Dengan tes cepat tersebut, penularan COVID-19 bisa dideteksi lebih dini. Sehingga penyebarannya diharapkan bisa segera tertangani lebih optimal. Sementara itu, data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangkalan, jumlah pasien terkonfirmasi positif hingga 6 Juni 2020 ada 55 orang. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 34 orang.

Kabupaten Bangkalan terdata sebagai kabupaten dengan jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 terbanyak di Pulau Madura. Urutan kedua adalah Kabupaten Sampang, dengan 54 orang, dengan jumlah PDP sebanyak 12 orang. Di urutan ketiga adalah Kabupaten Pamekasan dengan 36 orang positif dan jumlah PDP sebanyak 66 orang. Terakhir, Kabupaten Sumenep, dengan 16 orang terkonfirmasi positif COVID-19 dan jumlah PDP sebanyak 10 orang. (Ant)

Lihat juga...