Banyumas Gencarkan Razia Penggunaan Masker

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Dalam rangka persiapan menuju new normal, Pemkab Banyumas bersama TNI dan Polri terus menggencarkan razia penggunaan masker. Bagi warga yang melanggar dikenakan berbagai sanksi, mulai dari disuruh push up, disita KTP, membuat surat pernyataan hingga ditilang.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan operasi gabungan razia masker tersebut merupakan kesepaatan bersama Forkompinda untuk lebih menertibkan masyarakat dalam upaya penanggulangan Covid-19.

“Sanksinya berbagai macam, tergantung pada tingkat pelanggarannya, karena di sini kita juga melibatkan unsur kepolisian, jadi untuk yang tidak menggunakan masker dan disertai pelanggaran lalulintas, maka juga akan ditilang,” jelasnya, usai memantau pelaksanaan operasi gabungan di wilayah Patikraja, Banyumas, Rabu (3/6/2020).

Bupati menyampaikan, sejauh ini penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyumas menunjukkan hasil yang membaik. Namun, kerja keras tersebut bisa menjadi sia-sia, jika masih ada masyarakat yang tidak mematuhi aturan, terutama dalam penggunaan masker.

Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Davis Busin di Banyumas, Rabu (3/6/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Masker itu untuk keamanan pribadi dan lingkungan sekitar kita, jadi seharusnya dipatuhi. Dan, selama pandemi ini menggunakan masker wajib hukumnya, demi memutus penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas, dalam beberapa hari terakhir tidak ada kenaikan. Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan, tersisa 13 orang, dan yang sembuh naik menjadi total 49 orang. Namun, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menunggu hasil swab ada 6 orang, sehingga kemungkinan bertambah masih terbuka.

“Karena masih ada peluang untuk bertambah, saya tidak bosan-bosan untuk keliling Banyumas menertibkan penggunaan masker,” tegas Husein.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara, mengatakan penindakan tilang adalah opsi terakhir yang dilakukan kepolisian dalam operasi gabungan bersama Pemkab Banyumas. Bila ditemukan warga yang tidak menggunakan masker maupun tidak membawa kelengkapan berkendara bermotor, hanya diberi surat teguran saja.

“Operasi gabungan kali ini, selain operasi masker juga dilaksanakan operasi penertiban terkait lalu lintas. Bagi pelanggar sebagian besar hanya diberi teguran, namun bagi mereka yang dapat membahayakan petugas dan rawan menimbulkan kecelakaan akan ditilang,” katanya.

Menurutnya, dalam operasi hari sebelumnya, ada tiga pengendara yang ditilang, karena pelanggarannya dinilai bisa menimbulkan kerawanan berlalu-lintas.

Lihat juga...