Ibu Tien Soeharto Pelestari Anggrek Indonesia

Ibu Tien Pelestari Anggrek Indonesia

Taman Anggrek Indonesia Permai adalah salah satu mahakarya Ibu Negara Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto, dalam upaya melestarikan, pengembangan dan pembudidayaan bunga khas Indonesia, yaitu anggrek.

Ibu Tien Soeharto sangat menyukai bunga Anggrek, dan disela kesibukannya selalu meluangkan waktu untuk merawat bunga tersebut yang di tanam di halaman rumahnya.

Kegemaran memelihara anggrek terus berlanjut, hingga Ibu Tien Soeharto mendorong agar bangsa Indonesia menghargai dan membanggakan bunga khas Indonesia, ini.

Dalam pandangan Ibu Tien Soeharto, budidaya bunga anggrek memiliki banyak manfaat. Selain melestarikan kekayaan flora nusantara, juga memiliki dampak ekonomi yang cukup tinggi bagi petani atau pemeliharanya.

Bunga-bunga tersebut dapat dijual untuk berbagai keperluan, dipasok ke berbagai hotel, gedung perkantoran, atau diekspor ke mancanegara.

Berangkat dari pemikiran itulah Ibu Tien Soeharto, bersama-sama segenap pengurus Yayasan Harapan Kita yang sebagian besar wanita lagi mencintai bunga, menggagas sebuah kawasan yang menjalankan ketiga fungsi.

Yakni, wahana penyaluran hobi bercocok tanam bunga, khususnya bunga anggrek, wahana penelitian dan pelestarian tanaman anggrek khas nusantara, dan wahana bagi petani anggrek untuk menggiatkan usaha tanaman bunga ini.

Awalnya tahun 1974 hingga 1990, Yayasan Harapan Kita memilih lahan di kawasan Slipi, Jakarta Barat sebagai tempat dibangunnya Taman Anggrek Indonesia Permai, tepatnya di Jalan S.Parman.

Lahan ini sebagai sarana pembudidayaan sekaligus outlet pemasaran anggrek-anggrek beragam jenis.

Dalam perkembangannya, Ibu Tien Soeharto bersama pengurus Yayasan Harapan Kita sepakat untuk mengalihkan Taman Anggrek Indonesia Permai ke kawasan yang tak jauh dengan Taman Mini Indonesia Indah, tepatnya di Jalan Raya Taman Mini, Pinang Ranti, Jakarta Timur.

Di atas lahan seluas 4,5 hektar, Taman Anggrek Indonesia Permai terhampar dengan ornamen gerbang masuk area ini berukirkan khas Bali.

Taman Anggrek Indonesia Permai di kawasan Taman Mini Indonesia Indah ini diresmikan oleh Presiden ke 2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto, pada tanggal 20 April 1993.

Bangunannya dirancang dengan dasar pemerataan dan pemasaran anggrek secara memadai agar mampu mendukung peningkatan mutu peranggrekan nasional.

Taman Anggrek Indonesia Permai dilengkapi dengan sarana prasana yang terdiri kantor pengelola, laboratoriun, green house, ruang kursus, ruang pertemuan, dua puluh kavling perganggrekan, mushola, dan area parkir.

Sebagai pusat informasi anggrek dan balai penelitian serta pengembangan, Taman Anggrek Indonesia Permai membantu seluruh pedagang anggrek di lokasi ini dalam pembibitan.

Unit laboratorium Taman Anggrek Indonesia dapat dilakukan perbudidayaan tanaman anggrek, baik melalui penyebaran biji hasil silangan dengan metode konvensional maupun vetatif dengan kultur jaringan.

Hasil pengembangan bibit anggrek kemudian diserahkan kepada para pedagang di setiap kavling.

Untuk dilanjutkan pemeliharaannya sekaligus diperdagangkan dengan seluruh keuntungan adalah menjadi milik pedagang anggrek di kavling tersebut.

Sesuai pesan Ibu Tien Soeharto, bahwa Taman Anggrek Indonesia Permai bukan hanya deretan kavling bunga anggrek. Tapi lebih dari itu merupakan ikatan kuat bagi pembudidaya, pedagang, hobies, dan kolektor anggrek di Indonesia.

Ada sekitar 3.000 jenis atau spesies anggrek nusantara menghiasi Taman Anggrek Indonesia Permai. Ragam jenis anggrek itu berasal dari Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Jawa, dan provinsi lainnya.

Namun demikian, bunga anggrek yang mendominasi Taman Anggrek Indonesia Permai adalah spesies anggrek bulan atau phalaenopsis amabilis.

Anggrek bulan merupakan anggrek asli Indonesia yang atas usulan Ibu Tien Soeharto, ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia dengan predikat Puspa Pesona.

Penetapan anggrek bulan sebagai Puspa Pesona ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional.

Presiden Soeharto menerapkan anggrek bulan sebagai Puspa Pesona dalam rangka memaknai peringatan Hari Lingkungan Hidup, pada 5 Juni 1993.

Yang dimaksud bunga nasional adalah bunga yang dapat mewakili karakteristik sebuah bangsa dan negara. Indonesia sendiri memiliki tiga bunga nasional atas keputusan presiden tersebut.

Yaitu, bunga melati putih atau sasminum sambac sebagai puspa bangsa, bunga anggrek bulan atau Phalaenopsis amabilis sebagai puspa pesona, dan bunga padma raksasa atau Rafflesia arnoldii sebagai puspa langka.

Dalam bahasa Jawa, Puspa yaitu Puspo yang berarti kembang atau bunga. Jadi puspa bangsa, puspa pesona dan puspa langka adalah bentuk penghargaan pemerintah pada masa itu kepada kaum perempuan di seluruh Indonesia melalui bunga.

Penghargaan kepada kaum perempuan Indonesia dengan menetapkan anggrek bulan sebagai puspa pesona melalui Taman Anggrek Indonesia Permai tidak berlebihan.

Mengingat pemilik ide cemerlang pemrakarsa Taman Anggrek Indonesia Permai adalah Ibu Tien Soeharto.

Anggrek bulan menebarkan keharuman yang khas dan waktu mekarnya cukup lama, mewakili nusantara. Yang oleh Ibu Tien diwujudkan dalam Taman Anggrek Indonesia Permai masih mekar dan harum pelestariannnya

Suasana area Taman Anggrek Indonesia Permai memberikan sensasi keharuman wangi bunga nusantara yang bisa membuat betah pengunjung. Yang utamanya, para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Mereka tidak hanya berwisata melihat keindahan bunga anggrek. Tetapi juga menimba ilmu seputar peranggrekan Indonesia.

Dengan cara, ada yang pengikuti kursus pembudidayaan anggrek dan merangkai anggrek. Atau sekedar mengetahui tentang jenis-jenis anggrek.

Berkat pemikiran visioner, Ibu Tien Soeharto mendukung pemerintah mempromosikan anggrek nusantara melalui Taman Anggrek Indonesia Permai yang dibangunnya.

Ibu Tien Soeharto juga kerap menghadirkan anggrek dalam berbagai pertemuan nasional dan internasional sebagai hiasan menjadi hal yang lazim dilakukannya.

Pesona keindahan bunga anggrek memberikan sensasi keharuman bagi siapapun yang berkunjung ke Taman Anggrek Indonesia Permai untuk turut serta pelestarikan bunga khas Indonesia, ini.

Lihat juga...