Kapasitas RSUD Wongsonegoro Masih Mencukupi Rawat Pasien Covid-19

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati memastikan, kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Semarang tersebut, masih mencukupi.

“Saat ini, ruangan yang dikhususkan untuk pasien covid-19 di rumah sakit Wongsonegoro berkapasitas 96 tempat tidur. Semula ada dua ruang isolasi yakni Arjuna 1, dan Arjuna 2. Kemudian ada tambahan ruang Banowati dan ruang Bima,” paparnya di Semarang, Selasa (30/6/2020).

Diterangkan, sejauh ini, pasien Covid-19 yang masuk ke rumah sakit milik Pemkot Semarang belum ada yang ditolak. Termasuk pasien rujukan dari luar kota Semarang.

“Sejauh ini, belum pernah mengalami kasus stok tempat untuk perawatan pasien covid-19 penuh. Sebab, untuk pasien yang sudah menunjukkan gejala sembuh dan tanpa infus, akan dialihkan ke ruangan karantina khsus,” lanjutnya.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati memastikan, kapasitas rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Semarang tersebut, masih mencukupi dalam perawatan pasien covid, saat ditemui di Semarang, Selasa (30/6/2020) sore. -Foto Arixc Ardana

Namun, jika jumlah kasus covid-19 di Semarang meningkat, dan pasien bertambah, pihaknya sudah mengantisipasinya.

“Harapannya sih tidak, mudah-mudahan kasus Covid-19 semakin menurun, namun bila hal tersebut benar terjadi, kita sudah menyiapkan ruang Arimbi, yang bisa diubah sebagai ruang perawatan pasien covid-19,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam memaparkan, kapasitas rumah sakit di Kota Semarang, masih mampu menampung pasien positif covid-19.

“Mereka yang dirawat ini, yang benar-benar membutuhkan penanganan kegawatdaruratan. Sementara, bagi PDP dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) namun hasil swab-nya positif, kita karantina di rumah dinas Wali Kota Semarang,” lanjutnya.

Jika rumah dinas tersebut penuh, karantina digeser ke Balai Diklat Kota Semarang. “Jadi meski ada peningkatan kasus positif Covid-19, kita pastikan, kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Semarang masih mencukupi,” tegasnya.

Dirinya kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu takut. Masyarakat tetap diminta disiplin menerapkan SOP Kesehatan. “Bentuk kewaspadaan ini harus diwujudkan dalam sebuah bentuk aktivitas kegiatan dengan berdisiplin menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun,” pungkasnya.

Berdasarkan data di laman siagacorona.semarangkota.go.id, per 30 Juni 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah positif covid-19 di Kota Semarang mencapai 645 kasus, ODP 261 orang dan PDP 337 orang. Sementara yang sudah sembuh sebanyak 794 orang serta meninggal karena covid-19 sebanyak 166 orang.

Lihat juga...