Koperasi Berperan Mewujudkan Kemandirian Pangan Desa

Editor: Mahadeva

Sekretaris Pokja Pengembangan Kemandirian Desa Argomulyo, yang juga Manager Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho – foto Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Koperasi di tingkat desa, memiliki peran penting untuk mewujudkan Kemandirian Pangan, seperti yang dicanangkan Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo lewat Musyawarah Desa (Musdes).

Koperasi, dianggap tidak hanya berperan sebagai sumber modal. Namun juga sebagai penaung, sekaligus penyokong berbagai kegiatan, untuk mengoptimalkan produksi pangan, kualitas SDM, untuk mendukung pencapaian kemandirian pangan di tingkat desa.  Hal itu mendorong keberadaan Koperasi Unit Desa (KUD) Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, menjadi salah satu pihak yang dilibatkan dalam pembentukan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pengembangan Kemandirian Pangan Desa.

Jauh sebelum program Kemandirian Pangan Desa dicanangkan, selama ini koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, telah melakukan berbagai upaya pemberdayaan. Termasuk di sektor pertanian yang menjadi salah satu kegiatan utama warga di DCML Argomulyo.

Lurah Desa Argomulyo, Bambang Sarwono menyebut, selain mengembangkan lahan percontohan dan pengembangan sektor pertanian terpadu berbasis bioteknologi. Di 2018 lalu Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo juga telah mengembangkan percontohan usaha ternak sapi. Kegiatannya melibatkan  kelompok ternak Ngudi Rejeki, yang berada di Dusun Kaliberot. Kegiatannya sudah berjalan sejak 2017 silam.

Melalui Unit Usaha Tabur Puja (Modal Kita), Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo terus aktif memberikan pinjaman modal usaha bagi para petani, peternak maupun pelaku usaha di sektor pertanian di daerah tersebut. Pinjaman modal untuk mengembangkan usaha yang dijalani.

“Koperasi akan menjadi sumber modal dalam mewujudkan kemandirian pangan desa. Kita Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera telah memiliki sejumlah unit program usaha seperti Warung kita, Modal Kita, juga nanti menyusul Tani kita. Lewat Tani kita inilah nanti berbagai kebutuhan mulai bibit atau benih, saprotan (sarana produksi pertanian) koperasi yang memfasilitasi,” ujar Sekretaris Pokja Pengembangan Kemandirian Desa Argomulyo, Gatot Nugroho.

Dikatakan Gatot, yang juga Manager Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, petani dimudahkan untuk meminjam modal usaha ke koperasi. Hal itu akan membantu upaya meningkatkan hasil produksi. Tidak seperti di lembaga keuangan lainnya, agunan yang menjadi jaminan di koperasi tak lain adalah produktivitas dari petani, atau peternak itu sendiri.

“Jadi nanti agunan-nya ya produktivitas-nya itu. Misalkan di sektor pertanian ya sawah, perikanan ya ikan, peternakan ya ternaknya, bisa sapi atau kambing. Begitu panen produknya akan dibeli oleh koperasi. Sehingga petani dimudahkan,” ujarnya.

Gatot mengatakan, koperasi siap memberikan akses modal bagi petani di DCML Argomulyo berapapun yang dibutuhkan. Selama petani memiliki program yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatannya secara kerja sama dengan pihak Yayasan Damandiri selalu pendamping koperasi.  “Sistemnya Yayasan Damandiri akan investasi ke koperasi, untuk membantu petani maupun peternak,” pungkasnya.

Lihat juga...