Newcastle United Lalai Kembalikan Uang Tiket Fans

JAKARTA – Kelompok penggemar The Newcastle United Supporters Trust (NUST), menuding klub telah melakukan kelalaian kepada para penggemar, karena tidak memberikan uang pengembalian untuk pertandingan-pertandingan yang ditangguhkan.

Bahkan klub disebut-sebut, terus menjual tiket musiman. Beberapa klub Liga Inggris telah memberi komitmen untuk mengembalikan uang pembelian tiket-tiket musiman pertandingan-pertandingan musim 2019/2020, yang akan dilanjutkan tanpa kehadiran penonton. Newcastle dalam waktu dekat kemungkinan akan berada di bawah kepemilikan baru, yang dipimpin konsorsium Arab Saudi. Transaksi sebesar 300 juta pound saat ini masih menunggu persetujuan operator Liga Inggris.

Bagaimanapun NUST mengatakan, mereka tidak melihat ada alasan kuat bagi pemilik saat ini, Mike Ashley, untuk menahan pengembalian uang tiket. “Kami memahami bahwa klub sedang berada dalam situasi kompleks terkait prospek penjualan klub oleh pemilik saat ini. Hal itu tidak memberi hak untuk melalaikan tugas kepada para pendukung Anda,” kata NUST, dalam surat yang dikirim kepada direktur pelaksana, Lee Charnley, Rabu (3/6/2020).

Surat itu meminta pengembalian uang pemilik tiket musiman, untuk setiap pertandingan kandang dan tandang yang dimainkan tanpa penonton. Serta meminta pemberhentian penjualan tiket untuk musim 2020/2021, sampai terdapat kepastian jalannya kompetisi.

Kepemilikan Ashley di Newcastle selama 13 tahun dinodai dengan sejumlah perselisihan dengan penggemar. Ia telah dua kali melihat timnya terdegradasi dari Liga Inggris, di tengah kritik minimnya investasi di atas lapangan. Pada pekan lalu, Newcastle mengumumkan mereka mendapatkan keuntungan sebesar 35 juta pound dari musim 2018/2019. (Ant)

Lihat juga...