Pedagang Pasar Taman Sidoarjo Takut Ikut Rapid Tes COVID-19

Pelaksanaan rapid test COVID-19 di Pasar Taman Sidoarjo – foto Ant

SIDOARJO – Sebanyak 140 orang pedagang yang ada di Pasar Taman, Sidoarjo, Jawa Timur mengikuti uji cepat (rapid test). Namun banyak pedagang dan pengunjung yang masih takut untuk mengikuti tes tersebut.

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sidoarjo, Kombes Sumardji mengatakan, pasar menjadi tempat bertemunya banyak orang. “Kami memaklumi apabila ada pedagang menolak ikut rapid test. Hal itu wajar karena kemungkinan ada di antara mereka secara psikis takut mengikutinya,” kata Sumardji, di sela pelaksanaan tes di Pasar Taman, Rabu (3/6/2020).

Secara teknis Sumardji menyebut, sudah meminta pedagang dan juga masyarakat tidak takut. Tes dilakukan demi kepentingan bersama, yaitu memutus pandemi COVID-19. “Hasilnya, kurang dari sepuluh pedagang yang dinyatakan reaktif, kemudian selanjutnya dilakukan uji swab,” jelasnya.

Petugas dari TNI dan Polisi disebutnya, harus menjemput sejumlah pedagang di Pasar Taman Kabupaten Sidoarjo, yang enggan diuji cepat oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo.  “Petugas dari TNI dan Polri terpaksa menjemput mereka, agar mau mengikuti uji cepat massal untuk mencegah penyebaran COVID-19 ini,” katanya.

Sumardji menyebut, di Sidoarjo dilakukan berbagai upaya, untuk memutus pandemi. Salah satunya dengan pembentukan kampung tangguh. “Kampung Tangguh itu dibentuk sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19 di tingkat paling rendah di tatanan masyarakat,” katanya.

Di Kabupaten Sidoarjo Hingga Rabu (3/6/2020), tercatat sudah ada19 orang positif. Jumlah total yang terinfeksi sudah mencapai 702 orang. “Kami terus mendorong masyarakat supaya membiasakan budaya hidup bersih dengan sering cuci tangan, pakai masker dan juga menjaga jarak minimal satu meter,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...