Penanggulangan COVID-19 di Banjar Menelan Anggaran Rp20,7 miliar

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, M Hilman – foto Ant

BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, telah mengucurkan dana sebesar Rp20,7 miliar untuk menangani dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Anggaran tersebut didapatkan dari upaya penggeseran anggaran kegiatan di APBD.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, M Hilman mengatakan, dana puluhan miliar itu berasal dari pergeseran kegiatan yang anggarannya dialokasikan untuk menanggulangi dampak virus Corona. “Dananya berasal dari pergeseran anggaran, pemangkasan kegiatan dari seluruh dinas dan unit kerja lingkup Pemkab Banjar yang ditetapkan 50 persen dan dialokasikan untuk dana penanggulangan COVID-19,” ujarnya, di Kota Martapura, Kamis (4/6/2020).

Dana sebesar Rp20,7 miliar itu digunakan untuk kepentingan kesehatan, insentif tenaga medis, jaring pengaman sosial dan pemulihan dampak ekonomi yang dialami masyarakat. Hilman, yang juga menjabat Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banjar, pemerintah daerah sudah menyalurkan bantuan bagi 30.500 Kepala Keluarga (KK). Mereka berada di luar dari data penerima bantuan pemerintah pusat dan dana desa.

“Puluhan ribu kepala keluarga itu dibantu menggunakan anggaran Rp20,7 miliar. Kami juga masih menyiapkan bantuan kepada 66.679 kepala keluarga terdampak COVID-19,” jelasnya.

Dampak pandemi COVID-19, disebutnya telah membuat hampir separuh dari kepala keluarga di Kabupaten Banjar tidak bisa beraktivitas dan berusaha. Sehingga mereka memerlukan bantuan dari pemerintah, agar dapat kembali bangkit. “Masyarakat terdampak COVID-19 dibantu sesuai statusnya. Jika sudah menjadi penerima bantuan pemerintah, tidak dimasukkan lagi, sehingga tidak ada kepala keluarga yang dobel atau dua kali menerima bantuan,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...