Peserta SBMTPN dari Luar Daerah Wajib Bawa Hasil Rapid Test

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Dalam waktu dekat, Universitas Jenderal Soedirman akan menggelar tes Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020. Untuk peserta dari luar daerah, diwajibkan membawa surat keterangan rapid test yang menyatakan hasil nonreaktif dan mereka juga dilarang menginap di rumah warga.

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Suwarto, MS., mengatakan dari jumlah pendaftar yang masuk, sebanyak 95 persen berasal dari luar kota. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Banyumas dan mengajukan persyaratan hasil rapid test.

Rapid test wajib dibawa dan yang tidak kalah pentingnya, mereka dilarang menginap di rumah warga, misalnya di rumah saudara atau temannya. Jika mau menginap, disarankan untuk menginap di hotel atau losmen, sehingga bisa diminimalisir interaksi pendatang dengan warga setempat,” terang Rektor, Selasa (30/6/2020).

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Suwarto, MS., di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2020).  -Foto: Hermiana E. Effendi

Untuk peserta yang berasal dari kabupaten/kota di Jawa Tengah, disarankan untuk tidak menginap, karena pelaksanaan tes hanya berlangsung satu hari saja. Peserta hanya menjalani satu mata ujian tes potensi skolastik (TPS).

Dari data Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto tercatat ada 814 orang peserta dari luar wilayah Provinsi Jawa Tengah, mengikuti tes Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri  2020 di Unsoed. Dan, sebanyak 15.886 orang peserta atau 95 persen berasal dari beberapa kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah.

Sedangkan dari data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), total ada 16.700 orang peserta akan menjalani UTBK di panitia UTBK 351 Unsoed, Purwokerto. Pelaksanaan ujian tertulis tanggal 5 Juli mendatang.

Lebih lanjut Suwarto menjelaskan, untuk peserta dari luar wilayah Jateng berasal dari sejumlah daerah, seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, serta beberapa provinsi di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Baik peserta luar provinsi Jateng, zona merah maupun wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), diminta membawa surat keterangan rapid test Covid-19 dengan hasil nonreaktif. Selain itu, mereka juga diwajibkan mengenakan masker dan rajin mencuci tangan selama berada di wilayah Banyumas.

“Seluruh peserta memang diminta membuat surat keterangan sehat. Nanti begitu masuk ruang transit, kan dicek. Kalau ada peserta yang tidak sesuai protokol dan suhu tubuhnya tinggi, akan ujian di ruang khusus. Setiap lokasi ada satu ruang khusus,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia UTBK Unsoed, Krisnhoe Maya Woelandari, mengatakan panitia UTBK 351 Unsoed menyiapkan 8 lokasi tes yang tersebar di sejumlah fakultas, yaitu Laboratorium Komputer Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Budaya, Laboratorium Terpadu, Fakultas Hukum, Fakultas MIPA, Kampus Jurusan Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran.

Jadwal UTBK Tahap I digelar mulai tanggal 5-14 Juli dan Tahap II pada 20-29 Juli 2020.

“Para peserta ujian akan terbagi dalam 38 sesi, untuk sesi pertama akan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.15 WIB, kemudian dilanjutkan lagi sesi 2 pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.15 WIB,” pungkasnya.

Lihat juga...