Tak Perlu Ada Diskriminasi terhadap Pasien Sembuh Covid-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Dari total 27 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dirawat di ruang isolasi dan paviliun RS TC Hillers Maumere sebanyak 6 pasien telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan secara intensif.

Sebanyak 6 pasien yang telah dinyatakan sembuh ini merupakan pasien 01, 03, 11, 13, 19 dan 20 yang mana pasien positif pertama sampai delapan mulai menjalani perawatan di ruang isolasi RS TC Hillers Maumere sejak tanggal 14 Mei 2020.

“Dari 9 orang yang hasil swab kedua dinyatakan negatif setelah dilakukan pemeriksaan swab ketiga hanya 6 orang yang hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT,  Petrus Herlemus, Selasa (2/6/2020).

Setelah 2 kali hasilnya negatif sebut Petrus, maka 6 orang ini hari ini Selasa (2/5/2020) dikembalikan ke rumah mereka dengan diantar oleh petugas dari Gugus Tugas dengan membawa surat sehat dari Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini menyebutkan, dirinya juga telah melakukan konfirmasi dengan dokter di RS TC Hillers Maumere dan dipastikan pasien memang benar sudah sembuh sehingga bisa dikembalikan ke rumahnya masing-masing.

“Petugas dari Gugus Tugas juga akan mengantar 6 pasien ini untuk menjelaskan kepada masyarakat dan keluarga mereka di rumah agar jangan ada diskriminasi terhadap mereka,” tuturnya.

Sebanyak 6 pasien yang telah sembuh ini tambah Petrus, saat ini masih berada di ruang paviliun RS TC Hillers Maumere sedangkan 3 pasien yang masih positif sudah dipindahkan kembali ke ruang isolasi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Gugus Tugas jelas dia, kembali akan melakukan pengambilan sampel swab 21 pasien yang masih positif untuk kembali dikirim ke laboratorium bio molekular RSUD W.Z. Johannes Kupang bersama dengan sampel swab 5 orang yang kontak erat dengan pasien positif yang sedang dirawat di ruang isolasi.

“Hari Kamis lusa kami akan kirimkan lagi 26 sampel swab dimana 21 orang yang masih positif ditambah dengan 5 sampel dari warga yang pernah kontak erat dengan pasien positif. Kita berharap agar semua sampel hasilnya negatif,” harapnya.

Petrus menyebutkan, hingga saat ini di Kabupaten Sikka belum ada trasmisi lokal dimana 27 pasien positif Covid-19 merupakan klaster Lambelu dan Gowa yang datang dari luar kabupaten Sikka.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere, menyebutkan, total pasien positif di NTT hingga Selasa (2/6/2020) sebanyak 97 orang dimana 14 orang sudah dinyatakan sembuh dan seorang meninggal dunia.

Dari 28 sampel swab yang berasal dari RS Soe, RSUD Ende, RS Wirasakti Kupang dan RS W.Z. Johannes Kupang, hari ini Selasa (2/6/2020) diperiksa di laboratorium RSUD WZ Johannes Kupang dan
diperoleh hasil semuanya negatif dan patut disyukuri.

“Tadi juga seluruh kepala dinas kesehatan kabupaten dan kota di NTT rapat bersama Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI untuk membicarakan berbagai persiapan pemberlakuan tatanan kehidupan baru dari sisi kesehatan,” terangnya.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT menyebutkan, 14 pasien positif yang sudah sembuh berasal dari Kota Kupang 10 orang, Kabupaten Manggarai Barat 2 orang sementara Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Sumba Timur masing-masing 1 orang.

Dengan bertambahnya 6 pasien poisitf dari Kabupaten Sikka yang dinyatakan sembuh, maka total pasien yang sembih di NTT bertambah menjadi 20 orang dari jumlah yang positif sebanyak 97 orang.

Lihat juga...