Uji Coba Lokawisata Baturaden, Sepi Pengunjung

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO – Dua hari uji coba, Lokawisata Baturaden ternyata sepi pengunjung. Bahkan kawasan Lokawisata Baturaden yang sangat luas justru terkesan lengang.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, pengunjung yang datang hanya dalam rombongan kecil atau keluarga saja. Belum ada rombongan dari luar kota yang berjumlah banyak. Padahal untuk kuota uji coba, pemkab menyediakan 500 tiket masuk gratis.

“Uji coba dua hari kemarin justru lengang ya, karena jumlah pengunjung memang dibatasi, sedangkan lokasi wisata sangat luas,” katanya, Senin (29/6/2020).

Tiket masuk ke Lokawisata Baturaden sekarang dibandrol dengan harga Rp14.500 per orang. Dan dalam uji coba dua hari kemarin, tiket masuk digratiskan.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di Purwokerto, Senin (29/6/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Setelah uji coba dua hari, sekarang Lokawisata Baturaden kembali ditutup untuk pengunjung. Wabup mengatakan, untuk pembukaan Lokawisata Baturaden secara resmi, masih membutuhkan persiapan regulasi serta penyempurnaan aplikasi Mas Basid. Selain itu, juga harus ada pembahasan dan persetujuan terlebih dahulu dengan kalangan DPRD Banyumas.

“Pengunjung order tiket melalui aplikasi Mas Basid atau Banyumas Bebas Covid, sehingga aplikasinya harus disempurnakan lagi, untuk antisipasi banyaknya yang mengunjungi aplikasi tersebut. Kita juga harus membahas dengan DPRD terkait rencana pembukaan lokawisata,” terangnya.

Lebih lanjut Sadewo mengatakan, dari pantauan selama uji coba kemarin, semua protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sudah diterapkan dengan maksimal. Pengunjung menggunakan masker dan mencuci tangan menggunakan sabun terlebih dahulu sebelum masuk lokasi. Setelah itu juga dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas.

Melihat tertibnya penerapan protokol kesehatan di lokawisata, Sadewo mengatakan, pihaknya akan mengajukan kuota tambahan untuk jumlah kunjungan. Dari semua 500 orang, kemungkinan ditambah menjadi 750 orang pengunjung.

Sementara itu, terkait sepinya pengunjung pada uji coba kemarin, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, kemungkinan karena mepetnya waktu sosialisasi uji coba, sehingga belum banyak masyarakat yang tahu.

Selain itu, juga banyak batasan yang diterapkan, seperti orang tua di atas 70 tahun serta balita dilarang berkunjung. Kemudian jam operasional juga dibatasi hanya sampai pukul 14.00 WIB.

“Biasanya orang berkunjung ke Baturaden bisa menghabiskan waktu seharian, mereka berangkat pagi dan pulang sore, karena luasnya tempat wisata, tetapi sekarang jam buka masih dibatasi,” jelasnya.

Lihat juga...