Upaya Melanjutkan Srikandi Cup 2020 Terkendala Finansial

Pebasket GMC Cirebon, Anjelin Rosmika Simanjuntak (kedua kanan) berusaha mengendalikan bola dalam laga lanjutan Srikandi Cup Seri II Jakarta melawan Tanago Friesian Jakarta di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Kamis (13/2/2020) – Foto Ant

JAKARTA – Upaya untuk melanjutkan kompetisi Srikandi Cup musim 2020, di tengah pandemi COVID-19 yang masih membayangi, dinilai menjadi langkah berat yang harus dilakukan penyelenggara.

Hal tersebut terungkap dari hasil rapat virtual perdana, yang dilakukan penyelenggara bersama enam tim Srikandi Cup, Senin (1/6/2020). Rapat untuk membahas kemungkinan kelanjutan musim 2020. “Tidak dapat dipungkiri, dalam situasi yang masih belum menentu seperti saat ini, dan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesehatan para pemain, terasa berat untuk melanjutkan kompetisi,” kata Ketua Koordinator Srikandi Cup, Deddy Setiawan di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Pertimbangan lain yang membuat penyelenggara merasa keberatan untuk melanjutkan sisa musim adalah aspek biaya. Pembengkakan biaya penyelenggaraan tak dapat dihindari, jika pelaksanaan kompetisi harus mengacu pada protokol kesehatan FIBA. Belum lagi, adanya bisnis inti (core business) masing-masing pemilik klub yang berbeda-beda. Apabila tetap melanjutkan kompetisi dalam masa pandemi, maka itu akan berdampak pada finansial klub.

Dalam rapat tersebut, beberapa klub juga mengusulkan untuk memangkas seri reguler. Dan ada juga usulan mengakhiri musim dan meniadakan kompetisi di tahun depan. Usulan tersebut mengingat padatnya agenda olahraga di 2021.

Meski begitu, pihak penyelenggara Srikandi Cup hingga saat ini masih belum mempunyai jawaban final, terkait nasib kelanjutan liga bola basket putri itu Indonesia tersebut. “Akan tetapi, kami masih belum memutuskan secara final apakah Srikandi musim ini lanjut atau kami langsung ke babak playoff saja. Memang sangat disayangkan jika kompetisi musim ini berhenti di tengah jalan. Tapi kita juga harus menghormati jika ada klub yang pada akhirnya mengalami kesulitan dan tidak menyelesaikan sampai sisa musim,” pungkasnya.

Srikandi Cup 2020 yang sudah terhenti sejak Maret lalu dan masih menyisakan tiga seri yakni, Seri III Makassar, Seri IV Semarang, dan Final Four di Semarang. (Ant)

Lihat juga...