Warung Cerdas Wanareja Beromzet Ratusan Juta

Editor: Koko Triarko

CILACAP – Keberadaan Warung Cerdas di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, yang kini beromzet ratusan juta rupiah sebenarnya diawali dengan penuh keraguan. Namun, atas dorongan Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaya, warung tersebut akhirnya berdiri dengan megah.

“Terus terang awalnya saya ragu, karena Kecamatan Wanareja tidak terlalu ramai dan banyak warga yang kurang mampu. Apakah dengan mendirikan warung besar akan bisa laku? Namun, Pak Subiakto terus meyakinkan saya dan siap untuk mendatangkan tutorial dari Kopkun Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, akhirnya saya bersedia,” kata Ketua KUD Utama Wanareja yang mengelola Warung Cerdas, Sutadji, Selasa (30/6/2020).

Warung Cerdas didirikan pada 2018 dengan bantuan pinjaman modal awal dari Yayasan Damandiri sebesar Rp250 juta. Saat itu sudah ada bangunan, sehingga tinggal merenovasi saja. Bantuan pinjaman modal dari Yayasan Damandiri, sebagian digunakan untuk merenovasi warung dan sebagian lagi untuk menambah modal dagangan.

Ketua KUD Utama Wanareja, Sutadji, di Cilacap, Selasa (30/6/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Dari awal berdiri, omzet Warung Cerdas hanya Rp30 juta per bulan, sekarang sudah meningkat menjadi Rp800 juta per bulan.

Sutadji merasa sangat beruntung mendapat bimbingan serta dukungan dari ketua Yayasan Damandiri yang juga merupakan mantan bos semasa menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM di era Orde Baru.

“Kalau dulu Pak Subiakto tidak berusaha meyakinkan saya, kemungkinan Warung Cerdas ini tidak ada, padahal manfaat Warung Cerdas banyak dirasakan warga sekitar, karena kami juga menerima produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) warga sekitar,” tuturnya.

Pengelolan Warung Cerdas Wanareja, sekarang ini diserahkan kepada Manajer KUD Utama, Sudaryanto, mengingat Sutadji sudah memasuki usia 78 tahun. Dan, kesibukannya di KUD Utama serta Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Cilacap sudah cukup menyita waktu.

“Sekarang sudah berjalan lancar dan yang mengelola Mas Sudaryanto, tugas saya hanya memotivasi saja dan sesekali melakukan evaluasi,” kata Sutadji.

Sementara itu, Sudaryanto mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini omzet Warung Cerdas Wanareja masih stabil. Yaitu di kisaran Rp27 juta hingga Rp28 juta per hari.

Menurutnya, masih stabilnya omzet tersebut karena sebagian besar barang yang dijual di Warung Cerdas merupakan barang kebutuhan pokok sehari-hari. Seperti beras, gula, telur, tepung terigu, kopi dan lain-lain.

“Omzet tetap stabil, baik kemarin selama puasa, hari raya dan bahkan saat masuk era new normal sekarang, juga masih stabil, belum ada peningkatan, tetapi juga tidak menurun,” jelasnya.

Saat ini, Warung Cerdas Wanareja memiliki jumlah member mencapai 170 orang. Warung Cerdas juga membuka layanan pesan-antar kepada para member dan tidak dikenakan biaya tambahan.

Lihat juga...